“Kepala Sekolah SMPN 4 Bunguran Timur, Baharudin, S.Pd.I., turut turun langsung sebagai pemain dalam turnamen PGRI Cup II Kabupaten Natuna. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antarguru sekaligus memberikan motivasi kepada siswa agar mengikuti semangat dan kemampuan para pendidik.”
NATUNA – Turnamen olahraga dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun 2026 di Kabupaten Natuna mendapat sambutan antusias dari kalangan tenaga pendidik. Salah satunya Kepala Sekolah SMPN 4 Bunguran Timur, Baharudin, S.Pd.I., yang turut turun langsung ke lapangan sebagai pemain.
Baharudin menilai turnamen PGRI Cup II bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan juga menjadi wadah silaturahmi bagi para guru dari berbagai sekolah dan kecamatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi tenaga pendidik yang selama ini jarang bertemu untuk kembali menjalin keakraban.
“Kalau Bapak lihat, ini sangat baik sekali, merupakan silaturahmi untuk guru-guru. Selama ini banyak guru yang tidak kita kenal. Dengan adanya kegiatan ini, kenal semua. Guru-guru yang sudah lama tidak pernah jumpa, sekarang bisa bertemu kembali. Itulah ajang silaturahminya, sangat bagus sekali,” ungkapnya kepada koranperbatasan.com saat diwawancara di Lapangan Futsal Caesar, Selasa (3/11/2026).
Dalam turnamen tersebut, SMPN 4 Bunguran Timur mengikutsertakan empat orang perwakilan untuk bertanding. Baharudin sendiri mengaku senang dapat terlibat langsung, meskipun usianya tidak lagi muda.
Ia mengatakan keikutsertaannya juga menjadi bentuk dukungan kepada rekan-rekan guru yang lebih muda agar tetap bersemangat mengikuti kegiatan olahraga.
“Senang sekali. Walaupun umur sudah tua, masih ikut juga. Karena semangat saja, untuk menyupport kawan-kawan guru yang masih muda,” ujarnya.
Guru Menjadi Motivasi bagi Siswa
Lebih jauh, Baharudin memandang keikutsertaan guru dalam kompetisi olahraga dapat memberikan contoh positif bagi para siswa. Menurutnya, tenaga pendidik tidak hanya memberikan motivasi melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga dapat menunjukkan kemampuan dan semangat melalui kegiatan di luar sekolah.
“Ini suatu motivasi untuk siswa. Inilah kita tunjukkan bahwa guru juga mampu. Makanya harapan kita, siswa pun harus bisa mengikuti jejak gurunya,” tambahnya.
Terkait hasil pertandingan, Baharudin berharap tim yang diikutsertakan dapat meraih kemenangan. Namun, ia juga menyadari hasil akhir pertandingan belum dapat dipastikan.
“Harapannya, kalau untuk tim kita, seandainya menang, menanglah. Tapi ini kan kita tidak tahu,” tuturnya.
Ia berharap turnamen PGRI Cup II dapat terus menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, memperkuat hubungan antarguru, serta menumbuhkan semangat berolahraga di lingkungan tenaga pendidik Kabupaten Natuna.
Laporan: Dini










