“Guru SDN 006 Selemam, Lukman, S.Pd.SD., menyampaikan antusiasme kontingen Kecamatan Bunguran Timur Laut mengikuti turnamen futsal PGRI Cup II Kabupaten Natuna. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut dinilai sebagai momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan para guru dari berbagai kecamatan.”
NATUNA – Antusiasme para guru dalam mengikuti turnamen futsal PGRI Cup II Kabupaten Natuna terlihat dari keikutsertaan kontingen Kecamatan Bunguran Timur Laut yang menurunkan tiga tim sekaligus dalam ajang tersebut.
Guru SDN 006 Selemam, Lukman, S.Pd.SD., mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun 2026 itu.
Menurutnya, turnamen tersebut bukan sekadar pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk bertemu dan mempererat hubungan yang selama ini jarang terjalin karena kesibukan masing-masing.
“Kalau kami dari Bunguran Timur Laut memang antusias sekali. Karena acara ini open-nya se-kabupaten. Jadi, ini ajang silaturahmi kami untuk bertemu dengan guru-guru se-Kabupaten Natuna. Inilah momen-momen selama ini kami tidak pernah jumpa. Kegiatan ini sangat memotivasi bagi kami dan kami sangat mendukung serta siap ikut kegiatan-kegiatan ini,” ujarnya kepada koranperbatasan.com saat diwawancara di Lapangan Futsal Caesar, Selasa (3/11/2026).
Dalam turnamen cabang futsal PGRI Cup II tersebut, kontingen Bunguran Timur Laut menurunkan tiga tim, yakni Tim A, Tim B, dan Tim C. Tim C bahkan diisi para guru senior yang disebut Lukman sebagai tim legenda dari Selemam.
Ia menjelaskan, keikutsertaan tiga tim tersebut merupakan bentuk antusiasme para guru dalam menyukseskan kegiatan. Meski sebagian pemain sudah berusia senior, mereka tetap bersemangat mengikuti pertandingan.
“Harapan kami, kami sudah keluar untuk tim futsal ini tiga tim. Tim A, Tim B, dan Tim C. Kami ini Tim C, istilahnya legenda dari Selemam,” ungkapnya.
Lukman juga menyebutkan, persiapan dan komunikasi antarpemain dilakukan melalui grup WhatsApp. Kekompakan serta kedisiplinan waktu menjadi bagian penting agar seluruh anggota tim dapat mengikuti pertandingan sesuai jadwal.
Terkait pelaksanaan turnamen, ia menilai kendala teknis yang sebelumnya dibahas dalam technical meeting telah diselesaikan. Karena itu, para peserta tinggal mengikuti arahan panitia selama pertandingan berlangsung.
Kegiatan Tidak Mengganggu Jam Belajar
Di balik antusiasme mengikuti turnamen, Lukman menegaskan bahwa kewajiban sebagai tenaga pendidik tetap menjadi prioritas. Menurutnya, jadwal pertandingan pada siang hingga sore hari membuat kegiatan tersebut tidak mengganggu proses belajar-mengajar di sekolah.
“Harapan kami, selaku pendidik, kami tetap fokus mengajar siswa. Kegiatan ini tidak mengganggu waktu kegiatan belajar siswa. Hanya kegiatan kami pada siang hari sampai sore. Pagi tidak kami adakan karena takut mengganggu kegiatan pembelajaran. Jadi, harapan saya siswa tetap kita ajarkan sebagaimana diperintahkan undang-undang supaya mendidik anak-anak Indonesia,” jelasnya.
Selain menyampaikan antusiasme mengikuti turnamen, Lukman juga mengapresiasi dukungan terhadap perkembangan fasilitas pendidikan di SDN 006 Selemam.
Ia mengatakan kondisi fasilitas sekolah saat ini sudah semakin baik berkat dukungan yang diterima setiap tahun. Pada 2026, sekolah tersebut juga direncanakan mendapat bantuan penambahan tiga ruang kelas baru.
“Kalau untuk saat ini kami alhamdulillah sudah baik. Karena kami setiap tahun ada bantuan dari Dinas Pendidikan. Kemudian tahun 2026 ini kami masih ada ruang baru, tiga ruang kelas akan dibantu,” katanya.
Lukman berharap PGRI Cup II dapat terus berlangsung dan menjadi ruang kebersamaan bagi para guru di Kabupaten Natuna. Baginya, kegiatan olahraga seperti ini bukan hanya memberikan kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga menjaga silaturahmi, kekompakan, dan semangat para pendidik.
Ia pun berharap para guru tetap menjalankan tugas utama mencerdaskan anak bangsa, tanpa mengabaikan pentingnya membangun solidaritas di antara sesama tenaga pendidik.
Laporan: Dini










