“Aliansi Peduli Natuna bersama organisasi mahasiswa menggelar aksi solidaritas untuk membantu biaya rujukan pasien kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis lanjutan di luar daerah.”
Ketua Aliansi Peduli Natuna (ALPENA), Rahayu Cristinawati, menginisiasi gerakan solidaritas bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Natuna untuk memobilisasi dana rujukan bagi pasien kurang mampu yang membutuhkan pengobatan lanjutan di luar daerah.
NATUNA – Aliansi Peduli Natuna (ALPENA) bersama organisasi mahasiswa menggelar aksi penggalangan dana guna membantu kebutuhan biaya rujukan medis bagi pasien prasejahtera di Kabupaten Natuna.
Kegiatan solidaritas ini melibatkan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna serta Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Natuna, dengan fokus membantu pembiayaan transportasi dan akomodasi pasien yang harus menjalani pengobatan lanjutan di Rumah Sakit Awal Bros Batam.
Ketua ALPENA, Rahayu Cristinawati, menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan respons terhadap kendala ekonomi yang sering dihadapi masyarakat Natuna ketika harus mendapatkan layanan kesehatan rujukan di luar daerah.
Menurutnya, pada aksi kali ini terdapat dua pasien yang menjadi prioritas bantuan, yakni pasien dengan diagnosis kanker payudara serta pasien dengan komplikasi hipertensi ginjal.
“Rencananya, insyaallah pada 7 Maret 2026 kami akan mendampingi keberangkatan dua pasien menuju Rumah Sakit Awal Bros Batam. Satu pasien mengidap kanker payudara dan satu lainnya mengalami gangguan hipertensi ginjal,” ujar Rahayu saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa penggalangan dana ini difokuskan untuk membantu biaya non-medis seperti transportasi dan akomodasi selama proses pengobatan berlangsung.
Menurutnya, biaya tersebut kerap menjadi hambatan utama bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Natuna ketika harus menjalani pengobatan di luar daerah.
Rahayu menambahkan bahwa gerakan solidaritas ini merupakan bagian dari komitmen ALPENA dalam membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.
Sejak tahun 2023, ALPENA tercatat telah membantu memfasilitasi lebih dari 50 pasien kurang mampu di Kabupaten Natuna untuk memperoleh layanan pengobatan di luar daerah.
Ia berharap sinergi antara ALPENA dan organisasi mahasiswa dapat memperluas jangkauan penggalangan dana sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya dukungan sosial bagi pasien di wilayah perbatasan.
“Sinergi ini diharapkan mampu membantu lebih banyak pasien mendapatkan akses pengobatan serta menumbuhkan solidaritas kemanusiaan di tengah masyarakat Natuna,” ujarnya. (KP).
Laporan: Awan










