“Antrean panjang pembagian kupon air kaleng THR terjadi di sejumlah swalayan di Kota Tanjungpinang dan menyebabkan kepadatan pengunjung.”
Pengambil kupon di salah satu swalayan Tanjungpinang, L (inisial), mengatakan bahwa antrean pembagian kupon air kaleng THR sangat padat sejak pagi hari sehingga membuat warga harus berdesakan untuk mendapatkan kupon.
TANJUNGPINANG – Fenomena antrean panjang terjadi di sejumlah swalayan di Kota Tanjungpinang menjelang Hari Raya Idulfitri. Antusiasme warga untuk mendapatkan kupon air kaleng THR menyebabkan kepadatan di berbagai titik, salah satunya di Swalayan Pinang Lestari.
Pantauan di lokasi pada Senin (17/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB menunjukkan suasana swalayan dipenuhi warga yang mengantre sejak pagi. Kepadatan tersebut bahkan sempat menimbulkan kondisi yang kurang tertib.
Beberapa warga terlihat saling berdesakan untuk mendapatkan kupon. Suasana antrean sempat memanas dengan adanya teriakan dari pengunjung saat kondisi mulai tidak terkendali.
Salah satu petugas swalayan mengaku kewalahan menghadapi lonjakan pengunjung yang datang dalam waktu bersamaan.
“Kami tidak menyangka akan seramai ini. Dari pagi sudah membludak, dan banyak yang tidak sabar ingin cepat dilayani,” ujarnya.
Kepadatan tidak hanya terjadi di dalam swalayan, tetapi juga di area parkir. Kendaraan pengunjung terus berdatangan hingga membuat lahan parkir utama tidak mampu menampung.
Seorang petugas parkir mengatakan pihaknya terpaksa mengarahkan kendaraan ke area ruko di sekitar lokasi.
“Parkiran sudah penuh, jadi kami arahkan ke ruko sebelah. Itu pun jadi parkir berbayar karena kami ikut membantu mengatur kendaraan,” jelasnya.
Sementara itu, D (inisial), salah seorang warga yang ikut antre, mengaku sudah datang sejak pagi untuk mendapatkan kupon.
“Saya datang dari jam 7 pagi, tapi ternyata sudah banyak yang antre duluan. Memang capek, tapi mau bagaimana lagi, ini momen THR,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan oleh L (inisial), yang mengaku terkejut dengan kondisi antrean yang sangat padat.
“Saya kira tidak akan seramai ini. Tadi sempat dorong-dorongan juga, agak takut sebenarnya, tapi tetap bertahan demi dapat kupon,” katanya.
Fenomena ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembagian THR dalam bentuk kupon air kaleng. Namun, kondisi yang terlalu padat juga menimbulkan kekhawatiran terkait kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
Warga berharap ke depan pihak swalayan dapat menerapkan sistem pembagian yang lebih tertib agar tidak menimbulkan kerumunan berlebihan. (KP).
Laporan: Venti










