TANJUNGPINANG – Kesulitan mendapatkan air bersih masih dirasakan sejumlah warga di Jl. Sungai Payung, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari. BPBD Kota Tanjungpinang turun langsung menyalurkan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Kepala BPBD Kota Tanjungpinang Muhammad Yamin memantau langsung penyaluran air bersih kepada warga di Jl. Sungai Payung, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Senin (14/9/2026). Penyaluran dilakukan BPBD Kota Tanjungpinang pada pukul 17.14 WIB sebagai upaya membantu warga yang mengalami kekurangan air bersih dalam beberapa hari terakhir.
Upaya penanggulangan kesulitan air bersih terus dilakukan BPBD Kota Tanjungpinang dengan menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.
Di Jl. Sungai Payung, petugas BPBD menggunakan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Air dari tangki dialirkan menggunakan pompa dan selang ke berbagai wadah milik warga, seperti drum, ember, dan jeriken.
Antusiasme warga terlihat saat proses pendistribusian berlangsung. Sejumlah warga tampak mengantre sambil membawa wadah untuk menampung air bersih yang disalurkan petugas.
Kepala BPBD Kota Tanjungpinang Muhammad Yamin turut hadir di lokasi untuk memantau secara langsung proses pendistribusian. Kehadirannya memastikan bantuan air bersih dapat diterima warga yang membutuhkan.
Bantuan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku distribusi air bersih sangat membantu karena mereka telah mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sudah beberapa hari kami kekurangan air. Dengan adanya bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari kami,” ujar salah satu warga.
Kondisi kekurangan air bersih membuat bantuan dari pemerintah menjadi sangat berarti bagi masyarakat, terutama untuk kebutuhan dasar seperti memasak, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.
BPBD Kota Tanjungpinang menyampaikan bahwa pendistribusian air bersih akan terus dilakukan ke titik-titik yang membutuhkan. Penyaluran akan disesuaikan dengan laporan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan ketersediaan air bersih.
BPBD juga mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih untuk menyampaikan laporan kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi dan kebutuhan di wilayah masing-masing.
Laporan: Ides










