KABAR PERBATASANNATUNAPARIWISATA

Disparbud Natuna Akan Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Selam di Pulau Setanau

×

Disparbud Natuna Akan Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Selam di Pulau Setanau

Sebarkan artikel ini
Kepala-Dinas-Pariwisata-Kabupaten-Natuna-H.-Hardinansyah-SE

NATUNA (KP),- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, akan menggelar kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Selam pada tanggal 29 September sampai dengan 03 Oktober 2020 di Kecamatan Pulau Tiga.

Dalam hal ini, Kardiman, SE selaku Kepala Bidang Pemasaran Periwisata di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 40 peserta yang berasal dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Penggiat Wisata yang ada di Natuna.

“Kita membuka untuk 40 orang peserta, namun sampai saat ini baru 37 orang yang telah mendaftarkan diri dalam kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Selam. Mereka berasal dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pegiat wisata yang sudah kita surati,” sebut Kardiman kepada koranperbatasan.com, di ruang Kepala Dinas Disparbud Natuna, Senin, 28 September 2020.

Kardiman menjelaskan, Pelatihan Pemandu Wisata Selam tersebut memiliki jenjang yang bervariasi, mulai dari A1 (Open Water), A2 (Advanced) dan A3 (Rescue). Peserta juga akan diberi surat pernyataan bahwasanya sanggup mengikuti prosedur dari instruktur selama pelatihan. “Kita menyiapkan asuransi untuk para peserta. Kedepan mereka akan memandu wisatawan untuk menyelam. Untuk spot Pelatihan Pemandu Wisata Selam ini kita laksanakan di area seputar Pulau Setanau, Desa Sabang Mawang,” jelasnya.

Kepala-Bidang-Pemasaran-Periwisata-Diparbud-Natuna-Kardiman-SE

Dengan dilakukan pelatihan ini, Kardiman berharap kepada para peserta agar dapat mengikutinya dengan serius, agar ilmu yang didapatkan nantinya bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan Pariwisata di Natuna khususnya pada wisata bahari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, H. Hardinansyah, SE, M.Si mengatakan bahwa kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Selam nantinya, akan menerapkan protokol kesehatan bagi para peserta, guna mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga:  BRK Syariah Serahkan CSR PJU ke Pemda Natuna

Hardinansyah lanjut menerangkan pelatihan tersebut diprioritaskan bagi kelompok sadar wisata dan penggiat pariwisata yang ada di Natuna.  “Untuk pelatihan ini kita prioritaskan Pokdarwis dan pegiat pariwisata dulu. Antara Pulau Senua dan Alif Stone Park disitu ada hiu bintang, pari manta dan juga ikan nemo. Dengan adanya pemandu wisata selam, wisatawan nantinya bisa menyelam menikmati keindahan bawah laut kita,” terang Hardinansyah.

Hardinansyah juga menuturkan bahwa 80 persen Objek Wisata Kabupaten Natuna merupakan wisata bahari. Yang mana Kabupaten Natuna memiliki 24 titik Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT).

Dengan potensi objek wisata yang luar biasa tersebut, Hardinansyah berharap 24 titik BMKT bisa menjadi taman laut Kabupaten Natuna. “Kita berharap BMKT itu jadi taman laut kita. Pelan-pelan kita latih dulu mereka sebagai Pemandu Wisata Selam menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK),” tutupnya. (KP).


Laporan : Johan/Yani


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *