DKP Kepri Sebut Rumput Laut Jadi Primadona Pasar Luar Negeri
Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Dr. H. TS. Arief Fadillah, S.Sos, M.Si memperlihatkan salah satu hasil budidaya rumput laut
KEPRI – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau telah memberikan bantuan baik berupa dana maupun pembinaan dan pengawasan untuk meningkatkan produksi rumput laut, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pemanfaatan potensi kaluatan dan perikanan di Provinsi Kepualaun Riau yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir saat ini salah satunya adalah usaha di bidang komoditas rumput laut.
Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Dr. H. TS. Arief Fadillah, S.Sos, M.Si secara umum terdapat tiga jenis rumput laut yang ada disepanjang pesisir Kepualauan Riau.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Dr. H. TS. Arief Fadillah, S.Sos, M.Si memperlihatkan salah satu hasil budidaya rumput laut.
Ketiganya adalah Eicheuma Cottoni, Spinosum dan Sargassum yang saat ini menjadi primadona pasar luar negri. Tercatat hasil produksi yang diekspor ke luar negri (Cina, Jepang, Singapore) pada periode dua tahun terakhir (2020/2021) mencapai 7487,3 ton dengan nilai sebesar Rp28,7 milyar.
Kata Arief Fadillah, kedepannya pengembangan dan pemanfaatan komoditas rumput laut ini dengan metode budidaya yang melibatkan masyarakat pesisir akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kepri.
Termasuk pemanfaatan dengan menjaga kelestarian lingkungan yang berkelanjutan dan pengelolahan produk hasil kelautan dan perikanan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah.
“Dengan hasil yang baik dan semangat nelayan yang tinggi, sentra ini akan kita perluas dan perbesar,” ujarnya. (KP).