DPRD Anambas Gelar Rapat Paripurna Bahas Ranperda dan Hasil Audit BPK-RI Tahun 2018

oleh -62 views
Suasana-saat-berlangsungya-rapat-paripurna-pembahasan-tentang-Ranperda-dan-hasil-audit-BPK-RI-terhadap-penggunaan-anggaran-tahun-2018

ANAMBAS (KP),- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) menggelar rapat paripurna Rancangan Peratuan Daerah (Ranperda) tahun anggaran 2018 yang menjadi tanggungjawab Kepala Daerah sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda,) nomor 17 tahun 2010, di ruang rapat Kantor DPRD Anambas, Selasa (9/7/2019).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati KKA, Abdul Haris dan Ketua DPRD KKA, Imran membahas laporan Raperda dan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Daerah Republik Indonesia (BPK-RI) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018.

“Raperda adalah inisiatif DPRD sebagai tanggungjawab sosial perusahaan, kepada bupati dalam hal ini. Kita harus saling mengingatkan dalam percepatan pembahasan,” jelas Abdul Haris.

Adapun hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD KKA tahun anggaran 2018, dimana pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp. 826.203.547.568.75, sampai akhir tahun anggaran 2018 terealisasi sebesar Rp.837.725.038.534.17 atau 101,39 persen.

Bupati menyampaikan Raperda tahun 2018, ada beberapa hal baik mengenai pendapatan daerah Kepulauan Anambas.Berbasis aktual dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Sebagaimana yang di amanatkan peraturan pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang standar akutansi pemerintah.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD KKA, Imran, dihadiri anggotanya, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Asisten berserta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Bupati KKA saat itu, berteri makasih atas kerjasama dengan Ketua DPRD dan seluruh anggota DPRD Anambas yang selama ini terjaga dengan baik untuk kemajuan daerah Kepulauan Anambas. Diakhir rapat, bupati tidak pernah melupakan tradisi daerah dengan membacakan pantun penutup.

“Anak nelayan memancing ikan. Ikan di pancing di laut Siantan. Rancangan Perda LPP telah kami sampaikan. Mohon pembahasan dapat disegerakan,” tutup Abdul Haris disambut tepuk tangan para undangan. (KP).


Laporan : Azmi Aneka Putra