Selain personel dari Unit Siaga SAR Serasan yang kembali dikerahkan, pencarian turut melibatkan unsur TNI-Polri, Posal Serasan, Koramil, Polsek Serasan, dan puluhan warga sekitar yang secara sukarela membantu sejak hari pertama. Medan hutan yang berbatu dan lebat menjadi tantangan utama dalam operasi ini.
Berbagai perlengkapan pencarian seperti alat mountaineering, alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya dikerahkan untuk menjangkau titik-titik ekstrem yang sulit diakses secara visual.
“Kondisi korban yang sudah lansia dan mengidap gangguan ingatan membuat waktu sangat krusial. Kami berharap masyarakat yang mungkin melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban bisa segera melapor,” tambah Abdul Rahman.
Hingga siang ini, operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR Gabungan berharap Rusida dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (KP).
Kontributor : Humas Basarnas Natuna
Editor : Dhitto










