
Turut hadir pula Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Sedanau dan para pengurus inti komunitas. Dalam sesi diskusi kelompok, para peserta membahas penguatan struktur internal, strategi peningkatan kapasitas anggota, serta langkah konkret membangun kerja sama dengan TNI AL dan pemerintah daerah dalam perlindungan maritim.
Wakil Ketua Komunitas Peduli Maritim Natuna, Dede M. Ramli, menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang temu rutin, melainkan bagian dari proses kolektif membangun kesadaran dan aksi konkret dari akar rumput.
“Kami ingin membentuk simpul-simpul perubahan. Ketika masyarakat sadar akan pentingnya laut, maka kekuatan menjaga perairan kita akan jauh lebih kokoh,” ujarnya.
Acara ditutup dengan refleksi bersama dan penyusunan rencana tindak lanjut yang akan dijalankan dalam enam bulan ke depan, termasuk inisiatif kampanye digital dan pelatihan literasi maritim untuk pelajar pesisir.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, Komunitas Peduli Maritim Natuna terus berupaya menjadikan Natuna bukan hanya sebagai garda terdepan wilayah NKRI, tetapi juga teladan dalam menjaga keberlanjutan laut untuk generasi mendatang. (KP).
Laporan : Cherman










