“Kehidupan ini kompleks, semua sektor harus dipikirkan bersama. Pemerintah sudah berupaya, termasuk mendorong pendidikan berbasis kemaritiman agar sesuai dengan karakter geografis Natuna,” tuturnya.
Meski demikian, ia juga menyinggung kendala transportasi dan keterpencilan wilayah yang masih menjadi hambatan bagi perkembangan dunia pendidikan.
“Letak Natuna yang jauh dari ibu kota negara membuat akses transportasi menjadi tantangan. Andaikan transportasi lebih mudah, santri dari luar daerah pasti akan banyak belajar di sini,” jelasnya.
Budi Nurhamid berharap agar Pemerintah Kabupaten Natuna, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, semakin memperhatikan dunia pendidikan, terutama lembaga swasta yang turut berperan mencerdaskan generasi bangsa.
“Kami berharap pemerintah sangat peduli dengan pendidikan, termasuk sekolah-sekolah swasta seperti kami,” ujarnya.
Tak lupa, ia juga menitip pesan kepada para anggota DPRD Natuna agar benar-benar menjalankan fungsi representatifnya.
“DPRD itu wakil rakyat, jadi kami berharap mereka punya empati terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan,” pungkasnya. (KP).
Laporan : Nisa










