ANAMBASKABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALPARLEMENTARIASUARA RAKYAT

Marwah Perda Terinjak, BP2KKA Angkat Suara Keras Peringati HUT Anambas ke-17

×

Marwah Perda Terinjak, BP2KKA Angkat Suara Keras Peringati HUT Anambas ke-17

Sebarkan artikel ini
Potret Syahzinan, SE., Ketua Badan Pembentukan Dan Penyelaras Kabupaten Kepulauan Anambas.

Literasi Sejarah: Mengobati Penyakit Kekinian

Dalam surat penutupnya, Syahzinan mengutip kata-kata almarhum Prof. Muhammad Zen, yang dahulu menjadi juru bicara BP2KKA:

“Barang siapa membelakangi sejarah, akan ditipu oleh sejarah… Mengkhianati sejarah niscaya menjadi tulah.”

Kutipan ini menjadi peringatan tajam: “Jangan sampai sejarah dijual murah, atau dipaksa dilupakan, karena di sanalah dasar legitimasi kita.”

BP2KKA berharap momentum 17 tahun Anambas bukan perayaan hampa, melainkan ritual reflektif dan kontrol sosial:

  • Meminta pemerintah sehat dalam merancang anggaran
  • Memastikan kolaborasi dan komunikasi antara pemangku kepentingan tetap lancar
  • Melanjutkan janji-janji Pembangunan, dari infrastruktur hingga sosial public

Menuju Harapan Baru?

Tantangan yang dihadapi pemda Anambas adalah tanggung jawab besar. Menata hubungan etik dengan pejabat yang mewakili suara sejarah, memperbaiki distribusi anggaran publik, dan memastikan bahwa momentum hari jadi bukan ajang formalitas semata, melainkan pendorong pendewasaan daerah.

Kini, publik menanti sikap terbuka:

  • Apakah pemda akan merespon secara serius?
  • Apakah mereka akan menegaskan kembali fungsi BP2KKA sebagai mitra strategis?
  • Ataukah mereka akan terseret ke dalam pusaran kritik sejarah yang terlupakan?

Karena, sebagaimana digarisbawahi Syahzinan, “Menjaga marwah bukan hanya soal arak-arakan dan acara, tapi soal keberpihakan pada rakyat dan kesinambungan perjuangan.” (KP).


Laporan : Azmi


Baca Juga:  Kapolres Hadiri Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Natuna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *