NATUNA – Beredar informasi di Media Sosial (Medsos) bahwa nelayan Desa Air Nusa, Kecamatan Serasan Timur, Kabupaten Natuna, menemukan sebuah pompong nelayan tanpa awak, dalam kondisi mesin hidup dan bergerak tanpa arah, serta terhenti menabrak batu di Pantai Tanjung Buluh, Rabu, 19 Januari 2022.
Saat dikonfirmasi, Camat Serasan Timur, Efendi,S.Pd membenarkan hal tersebut. Katanya, pemilik pompong bernama Zurdi usia 60 tahun seorang warga Batu Ampar, Desa Arung Ayam yang berprofesi sebagai nelayan.
Efendi menjelaskan, dua orang nelayan Asih (58) dan Jasman (31) yang menemukan segara menarik pompong ke pelabuhan Batu Ampar, sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke pihak Posal Pulau Serasan. Selanjutnya Posal Pulau Serasan melakukan penyisiran sekitaran TKP yakni perairan laut Pulau Genting, dengan mengerahkan enam (6) buah pompong nelayan. Hingga saat ini, pemilik pompong (yang mengalami kecelakaan-red) masih belum ditemukan.
“Kondisi sudah sore, ditambah hujan lebat membuat sedikit kesulitan,” terangnya melalui pesan WhatsApp, Rabu 19 Januari 2022 malam.

Efendi menyebut, mengingat pada malam hari jarak pandang tidak memungkinkan, maka sementara pencarian terpaksa dihentikan.
“Besok akan di lakukan pencairan secara beramai-ramai,” ujarnya.
Efendi memastikan, berkaitan dengan kejadian tersebut, pihak kecamatan sudah berkoordinasi dengan pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna.
“Untuk pihak Basarnas, sudah dihubungi Sekcam saya,” tuturnya.
Ia berharap Zurdi dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kepada keluarga untuk tetap tenang, sabar dalam nenghadapi musibah ini,” harapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Basarnas Natuna dan nelayan Desa Air Nusa yang menemukan pompong terbut, belum bisa dikonfirmasi. (KP).
Laporan : Johan










