Nona Ajak Masyarakat Kunjungi Stand Kabupaten Bintan pada MTQ tingkat Provinsi Kepri di Anambas
Sebarkan artikel ini
Nona Dona Tira berada di Stand Pameran dan Bazar Kabupaten Bintan.
ANAMBAS – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2022 dijadwalkan akan berlangsung di Kabupaten Kepulauan Anambas pada tanggal 14 sampai dengan 20 Juli 2022 mendatang.
Dalam pelaksanaan MTQ tersbut juga terdapat pameran dan bazar, dimana stand telah dibuka oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Heriyana pada Rabu, 13 Juli 2022.
Berbagi produk pun telah mengisi Stand Kabupaten Bintan yang terletak di area Masjid Agung Baitul Ma’mur seperti bahan dan baju batik.
Selain itu juga tersedia kreasi menarik seperti tempat tisu yang terbuat dari kulit gonggong, bros baju dan jilbab dari gonggong, berus baju dan bunga sisik ikan, serta kapal dari tulang ikan. Bahkan stand tersbut juga diisi dengan produk makanan dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Kalau makanan UMKM itu seperti kerupuk atom, keripik ubi, stik bayam, pisang salai, rempeyek daun kari dan kerupuk ikan,” sebut Nona Dona Tira salah seorang Kasi di Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan kepada koranperbatasan.com, Rabu 13 Juli 2022.
Stand Pameran dan Bazar Kabupaten Bintan.
Kata Nona, kerupuk ikan menjadi produk unggulan dalam bazar sebab sudah terkenal di Kabupaten Bintan, khususnya di Kecamatan Bintan Timur.
“Di Kelurahan Sungai Lekop, kami ada Sentra produksi kerupuk ikan. Memang ini termasuk produk yang cukup laris dan diminati oleh masyarakat, baik dari Kabupaten Bintan maupun dari kabupaten lainnya,” terang Nona.
Selain kerupuk ikan lanjjt Nona, juga tersedia produk unggulan dari sektor pertanian yaitu salak sari. Oleh sebab itu, Nona mengajak para pengunjung nantinya untuk bisa melihat produk-produk yang di hasilkan dari Kabupaten Bintan.
“Kami berharap juga barang-barang yang kami pamerkan di bazar ini bisa laris habis terjual. Kami menjual dengan harga yang relatif murah dan terjangkau, sehingga para pengunjung bisa membeli,” ujar Nona.
Nona berharap dengan adanya bazar ini bisa membantu meningkatkan UMKM di Kabupaten Bintan agar kedapan lebih maju dalam memproduksi barang-barang tersebut.
“Melalui stand ini, kami memperkenalkan produk dan kerajinan dari sektor pertanian dan UMKM,” tutup Nona. (KP).