Rakyat tidak menuntut belas kasih. Mereka hanya ingin kebijakan yang berpihak. Pemerintah seharusnya hadir bukan hanya dalam angka statistik, tetapi juga dalam isi dompet warga.
Bila bantuan tidak lagi memadai, bukankah seharusnya dicari mekanisme baru yang lebih adaptif dan berdampak?
Kita tidak bisa terus-menerus memaksakan rakyat untuk mandiri tanpa alat. Tidak semua bisa langsung membuka usaha atau mencari pendapatan tambahan.
Ada yang sakit, ada yang lanjut usia, ada pula yang mengasuh anak tanpa bantuan. Negara tidak boleh abai terhadap keberagaman kondisi sosial ini.










