Pemkab Natuna dan SKK Migas Gelar Pelatihan Jurnalistik

oleh -214 views
Drs.-Kamsul-Hasan-SH-MH-Ketua-Komisi-Kompetensi-PWI-Pusat-menyampaikan-materi-kepada-peserta

NATUNA (KP),- “Selamat Datang Peserta Pelatihan Jurnalistik dan Media Gathering“ demikian tulisan pada spanduk berwarna putih polos dengan latar belakang gambar blok migas terpasang tepat di atas pintu masuk Hotel Natuna. Bagian atas spanduk terdapat lima logo menunjukan adanya kerjasama antara SKK Migas, Medco Energi, Premier Oil, Star Energi dan Pemkab Kabupaten Natuna.

Pagi itu, Selasa, 22 Otober 2019 saat jarum arloji menujukan pukul 08:00 WIB di beberapa ruangan Natuna Hotel mendadak riuh. Berbeda dengan hari-hari biasa. Saat itu, satu persatu pejabat penting di negeri laut sakti rantau bertuah terlihat bergantian memasuki ruangan.

Berawal dari Ketua DPRD Natuna, Andes Putra disusul Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, dan Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, Avicenia Darwin beserta rombongan Medco Energi, Premier Oil dan Star Energi. Membuat suasana Natuna Hotel, mendadak seperti disulap menjadi area pertemuan penting.

Berkumpulnya beberapa orang penting tersebut dalam rangka membuka pelatihan wartawan di Kabupaten Natuna yang dilaksanakan atas kerjasama Pemkab Natuna dengan tiga Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Natuna yakni Medco Energi, Premier Oil dan Star Energy melalui dana program tahunan media.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul pembacaan doa oleh Kasubag Humas Natuna, Syamsul dan sambutan Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, Avicenia Darwin serta penandatanganan penyerahan bantuan beasiswa kepada dua anggota PMI Kabupaten Natuna bidang tenaga ahli transfusi darah.



Hadirnya Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Sumbagut khususnya yang beroperasi di wilayah Kabupaten Natuna sebagai salah satu institusi yang dibentuk oleh Pemerintah Republik Indonesia menggantikan BP-Migas ini sepertinya berhasil memberikan pesan positif dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti menyambut baik kegiatan pelatihan jurnalistik yang tercipta atas jalinan kerjasama Pemkab Natuna dengan SKK Migas. Menurut Ngesti bantuan yang diberikan oleh SKK Migas melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) bersama Pemkab Natuna untuk kemajuan dunia jurnalistik di Natuna sangat positif.

“Pelatihan jurnalistik ini penting dan memang harus dilakukan, agar para wartawan khusunya di Natuna bisa menyampaikan pesan-pesan positif kepada publik seperti sektor pembangunan. Harapan saya, melalui pelatihan jurnalistik ini para wartawan yang ada di Natuna dapat semakin meningkatkan peran fungsinya,“ ujar Ngesti.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, Avicenia Darwin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Natuna dan media massa di Natuna yang selalu mendukung dan memberikan pemberitaan positif mengenai kegiatan KKKS di daerah. “Kami juga mengucapkan apresiasi kepada KKKS Wilayah Kepri yang telah berkolaborasi dan bersama-sama melaksanakan program CSR dan edukasi,” ungkapnya.

Pelatihan jurnalistik dan media gathering mengambil tema “Hukum, Etika Jurnalistik dan Profesionalisme Media Massa” yang menghadirkan narasumber Drs. Kamsul Hasan, SH, MH Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat tersebut diikuti sebanyak 54 media baik cetak maupun online.

Kamsul Hasan yang juga menjabat sebagai Satgas Dewan Pers RI dalam pemaparannya lebih mengarahkan kepada sejauh mana seorang wartawan mengetahui keberadaannya sebagai penyampai informasi. Terutama tentang kemerdekaan pers dan pembatasannya. Begitu juga dengan pemilik perusahaan pers.

Waktu terus berjalan, satu persatu rangkain dilalui dengan sempurna. Mulai dari kuliah pers, tanya jawab, makan siang bersama hingga sampai poto bersama. Ketika berita ini diterbitkan kegiatan masih terus berlanjut.

Saat itu, waktu sudah menunjukan pukul 15:00 WIB. Para peserta terlihat diam membisu. Mereka menyendiri dan tak bisa diganggu, karena sibuk menyiapkan tulisan untuk disampaikan kepada penguji. (KP).


Laporan : Amran



Memuat...