Ia menyebutkan, pelaksanaan turnamen futsal tahun ini disponsori oleh Natuna Learning Center (LC) dan Teh Tarik Cikgu, dua mitra yang turut berpartisipasi mendukung kegiatan guru. Sementara sebagian dana kegiatan berasal dari kontribusi pendaftaran tim.
“Sponsornya sangat membantu, dan mereka siap menutup kekurangan dana turnamen,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mardiansyah berharap kegiatan olahraga ini menjadi sarana bagi guru untuk meningkatkan rasa kebersamaan, sportivitas, dan semangat kerja.
“Turnamen ini selain mempererat silaturahmi juga menjadi ajang penyegaran bagi guru-guru setelah satu tahun penuh berhadapan dengan siswa dan administrasi sekolah,” jelasnya.
BACA JUGA : Belajar Adalah Bentuk Perjuangan Generasi Masa Kini
Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah semakin memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik, terutama di wilayah perbatasan seperti Natuna.
“Dalam momentum HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional ini, kami berharap perhatian lebih dari pemerintah terhadap kesejahteraan guru,” tutupnya.
Kegiatan yang digelar di halaman Lapangan Futsal Caesar itu berlangsung meriah, penuh keakraban, dan menggambarkan semangat solidaritas para guru di Kecamatan Bunguran Timur dalam memperingati Hari Guru Nasional tahun 2025. (KP).
Laporan : Nisa










