HUKUM & KRIMINALKABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNATUNA

Polsek Bunguran Timur Turun Langsung Bantu Warga Lansia dan Kurang Mampu

×

Polsek Bunguran Timur Turun Langsung Bantu Warga Lansia dan Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
Potret suasana saat personel Polsek Bunguran Timur salurkan bantuan sosial (Bansos) kepada warga lanjut usia dan keluarga kurang mampu di Desa Cemaga dan Cemaga Tengah.

NATUNA – Ada yang berbeda dari pagi di Desa Cemaga dan Cemaga Tengah, Rabu 4 Juni 2025. Langkah-langkah berseragam cokelat tua itu tak datang membawa surat tugas atau pemeriksaan, melainkan bingkisan sembako dan senyum tulus, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polsek Bunguran Timur menyapa masyarakatnya lewat kegiatan bantuan sosial (Bansos) yang menyentuh hati.

Dipimpin langsung jajaran Polsek Bunguran Timur, kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB. Hadir dalam barisan itu Panit Provos Aipda Amirudin, Panit Intelkam Aipda Dodi Roliansyah, Panit Binmas Bripka Birwan Fitra Yuardi, Panit Reskrim Bripka Dodo Kris F. Sinaga, Bhabinkamtibmas, dan sejumlah personel lainnya. Mereka tak sendiri. Perangkat desa, termasuk Pj Kades Cemaga, Agustri, S.E., serta Kasi Pemerintahan Desa Cemaga Tengah, Andri, ikut turun langsung mendampingi.

Rumah demi rumah disusuri. Di tiap pintu yang diketuk, tangan-tangan petugas menjulurkan paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan, teh, kopi, dan susu kental manis. Nilainya mungkin tak besar, tapi maknanya terasa dalam terutama bagi 10 warga lansia dan kurang mampu yang menerimanya.

Salah satunya, ibu Mardiah, tak bisa menahan haru saat menerima bantuan. Begitu pula bapak Mustapa dan ibu Rojanah. Di mata mereka, bantuan itu bukan soal isinya, tapi kepedulian yang datang dari mereka yang selama ini dikenal sebagai penegak hukum.

“Bantuan ini mungkin tak seberapa nilainya, tapi kami ingin hadir di hati masyarakat. Bukan hanya untuk penegakan hukum, melainkan juga untuk berbagi dan melayani,” ungkap Kapolsek Bunguran Timur, AKP Asril, dalam pernyataannya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema “Polri Presisi untuk Negeri, Pengabdian Tiada Henti.” Lebih dari sekadar slogan, AKP Asril dan anggotanya membuktikan bahwa presisi juga berarti presensi kehadiran nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Manajemen PT. MMI Sesalkan Pemberitaan Tidak Berimbang Soal Pajak MBLB

Hingga kegiatan ditutup pukul 11.30 WIB, suasana tetap aman dan kondusif. Yang tertinggal adalah kesan mendalam dan senyum dari para penerima bantuan—sebuah pengingat bahwa Polri bukan hanya penjaga malam, tetapi juga pengayom yang tak segan menyapa siang hari dengan tangan terbuka. (KP).


Kontributor : Humas Polres Natuna

Editor : Dhitto


📊 Views: 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *