“Lonjakan pengunjung terjadi di Pulau Penyengat saat Hari Raya Idulfitri, menjadikannya salah satu destinasi paling ramai di Tanjungpinang.”
Pengunjung Pulau Penyengat, Dian, mengatakan dirinya datang bersama keluarga untuk merayakan Idulfitri sekaligus menikmati keindahan alam dan suasana sejarah yang ada di pulau tersebut.
TANJUNGPINANG – Pulau Penyengat, salah satu destinasi wisata bersejarah di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dipadati pengunjung pada Sabtu (21/3/2026) bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri. Wisatawan dari berbagai daerah terlihat memadati kawasan pelabuhan, tempat kuliner, hingga lokasi bersejarah di pulau tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pengunjung sejak pagi hari. Banyak keluarga memanfaatkan momentum Lebaran untuk berlibur sekaligus bersilaturahmi di Pulau Penyengat yang dikenal dengan nilai sejarah dan budaya Melayu yang kuat.
Dian, salah satu pengunjung, mengaku sengaja datang ke Pulau Penyengat untuk merayakan hari raya bersama keluarga.
“Saya datang ke Pulau Penyengat untuk merayakan Idulfitri dan menikmati keindahan alamnya bersama keluarga. Saya sangat puas dengan keindahan pulau ini, sangat berbeda dengan kota besar. Kalau ke Tanjungpinang rasanya kurang lengkap kalau tidak ke sini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Gandi yang juga datang bersama keluarganya. Ia menilai suasana Pulau Penyengat yang tenang menjadi daya tarik tersendiri.
“Pulau Penyengat sangat indah dan tenang. Saya ingin datang lagi ke sini untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga. Kami sekalian liburan dan bersilaturahmi,” katanya.
Sementara itu, Rina mengungkapkan kepuasannya setelah mengunjungi pulau tersebut. Ia menikmati kombinasi wisata alam dan sejarah yang ditawarkan.
“Saya datang ke sini untuk menikmati keindahan alam dan sejarahnya, serta merayakan Idulfitri bersama keluarga. Sangat memuaskan,” ungkapnya.
Kemeriahan juga dirasakan oleh Siti yang menikmati suasana kuliner di sekitar kawasan pulau.
“Suasana hari raya di Pulau Penyengat sangat meriah. Kuliner di sini juga enak-enak, jadi momen Lebaran terasa lebih berkesan kalau datang ke sini,” ujarnya.
Selain wisatawan, pedagang lokal juga merasakan dampak positif dari meningkatnya jumlah pengunjung. Berbagai makanan khas dan suvenir terlihat laris dibeli wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh.
Ramainya Pulau Penyengat saat Idulfitri ini menunjukkan bahwa destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mengisi waktu libur Lebaran bersama keluarga. (KP).
Laporan: Novita










