Menurut Supirman, salah satu langkah penting ke depan adalah mendorong pemekaran provinsi agar Natuna dapat mengelola sumber dayanya secara mandiri.
“Kita ini kaya, tapi kebijakan yang ada belum menguntungkan. Hasil tambang, kelautan, dan kehutanan semuanya masih diambil oleh provinsi. Kalau statusnya naik menjadi provinsi, Natuna akan lebih mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Selain memperjuangkan pemekaran, Supirman juga menekankan pentingnya menarik investor untuk menciptakan lapangan kerja baru.
“Pemerintah perlu membuka peluang investasi, misalnya dengan membangun pabrik ikan atau pabrik kopra. Industri kecil seperti itu bisa menambah PAD dan membuka lapangan kerja. Saya yakin pemerintah daerah sudah berusaha ke arah itu,” katanya optimis.
BACA JUGA : Pendidikan Karakter Jadi Fokus Utama SDN 004 Ranai
Sebagai pendidik, ia juga berpesan agar anggaran pendidikan digunakan sesuai ketentuan 20 persen dari APBD dan APBN, serta diarahkan ke sekolah-sekolah yang masih membutuhkan perbaikan.
“Sekolah kami misalnya, SDN 001 Ranai, masih menggunakan dua shift pagi dan siang. Itu kurang efektif. Kami berharap ada solusi agar bisa ditingkatkan jadi satuan belajar penuh tanpa shift,” ucapnya.










