“Ketua panitia Ujian Akhir Madrasah (UAM) MI Darul Ulum Natuna, Erik Syahrial, S.Pd., menyampaikan pelaksanaan UAM tahun 2026 diikuti oleh 63 siswa kelas VI dan berlangsung selama tujuh hari sesuai kalender pendidikan madrasah.”
NATUNA – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum Kabupaten Natuna menggelar Ujian Akhir Madrasah (UAM) selama sepekan, mulai 27 April hingga 4 Mei 2026. Ujian tersebut diikuti oleh 63 siswa kelas VI sebagai bagian dari evaluasi akhir jenjang pendidikan madrasah.
Ketua panitia UAM, Erik Syahrial, S.Pd., menjelaskan pelaksanaan ujian mengacu pada kalender pendidikan, dengan durasi lebih panjang dibandingkan sekolah umum karena jumlah mata pelajaran yang diujikan lebih banyak.
“Pelaksanaan ini kita sesuaikan dengan kalender pendidikan. Karena mata pelajaran di madrasah cukup banyak, maka pelaksanaannya berlangsung selama tujuh hari, dari 27 April sampai 4 Mei,” ujarnya saat diwawancarai di lingkungan sekolah, Selasa (28/4/2026).
Ia menyebutkan, jumlah peserta tahun ini tergolong cukup banyak untuk tingkat madrasah ibtidaiyah.
“Untuk peserta ujian kelas VI saat ini berjumlah 63 orang. Alhamdulillah, untuk ukuran MI jumlahnya cukup ramai,” tambahnya.
Erik juga menjelaskan bahwa UAM memiliki perbedaan signifikan dibandingkan Tes Kemampuan Akademik (TKA), baik dari segi materi maupun jumlah mata pelajaran yang diujikan.
“Kalau TKA hanya Bahasa Indonesia dan Matematika. Sedangkan UAM mencakup seluruh mata pelajaran, seperti Fikih, SKI, Bahasa Arab, PJOK, dan lainnya, total ada 13 mata pelajaran,” jelasnya.
Perbedaan tersebut, lanjutnya, juga terlihat dari bentuk soal dan mekanisme ujian yang lebih komprehensif dalam mengukur kemampuan siswa secara menyeluruh.
Untuk menjaga suasana ujian tetap kondusif, pihak sekolah mengambil kebijakan meliburkan siswa kelas I hingga V selama pelaksanaan UAM.
“Kelas 1 sampai kelas 5 difakultatifkan belajar di rumah, agar tidak mengganggu konsentrasi siswa kelas VI saat ujian,” ungkapnya.
Di akhir, Erik menyampaikan pesan kepada para peserta agar mempersiapkan diri dengan baik dan tetap semangat dalam menghadapi ujian.
“Pesan saya, jangan lupa belajar dan terus mengulang pelajaran. Jangan pernah patah semangat. Semoga semua sukses dan mendapatkan hasil terbaik, serta menjadi penerus bangsa yang unggul,” tutupnya. (KP).
Laporan: Dini










