TANJUNGPINANG – Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau berlangsung meriah di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu, 21 Juni 2025 malam.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza memimpin langsung barisan defile Kafilah Tanjungpinang yang tampil percaya diri mewakili daerahnya di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Barisan kafilah disemarakkan oleh Ketua DPRD Tanjungpinang Agus Djurianto, Ketua GOW Handayani, anggota DPRD, kepala OPD, camat, lurah, hingga kepala sekolah. Penampilan kafilah Kota Tanjungpinang mendapat sambutan hangat dari para undangan dan penonton.
“InsyaAllah, dengan semangat dan keyakinan, serta membawa visi Bima Sakti, para kafilah dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik,” ujar Lis Darmansyah optimistis.
Lis Darmansyah juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan STQH XI yang tahun ini digelar di Tanjungpinang.
Lis Darmansyah menilai, kehadiran kafilah dari seluruh kabupaten/kota tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat.
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya STQH sebagai bagian dari pembinaan keagamaan di Kepri.
“Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang mulia. STQH ini bukan hanya ajang lomba, melainkan juga momentum spiritual untuk memperkuat keislaman dan persatuan,” ujar Gubernur Ansar.
Ansar mengenang pelaksanaan STQH X di Kabupaten Karimun pada 2023 yang dinilainya berdampak besar terhadap pembinaan generasi muda Qur’ani.
Ansar juga menegaskan pentingnya peran para kafilah sebagai duta Al-Qur’an yang membawa nama baik daerah, sekaligus kehormatan bagi keluarga dan masyarakat.
Menutup sambutannya, Ansar mengimbau dewan hakim untuk menjunjung tinggi objektivitas dan integritas, mengingat hasil STQH ini akan menentukan perwakilan Provinsi Kepri untuk ajang nasional yang rencananya digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada September atau Oktober 2025. (KP).
Laporan : Ides










