ADVERTORIAL & GALERI FOTOHUKUM & KRIMINALKABAR PERBATASANNASIONALPONTIANAKSUARA RAKYAT

12 Kasus Terbongkar di Kalbar Lewat Operasi Anti-Premanisme

×

12 Kasus Terbongkar di Kalbar Lewat Operasi Anti-Premanisme

Sebarkan artikel ini
Potret Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., dalam wawancara oleh awak media.

KALBAR – Komitmen Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) dalam memberantas aksi premanisme dan tindak kejahatan jalanan kembali membuahkan hasil. Dalam Operasi Anti Premanisme yang digelar serentak pada Jumat, 17 Mei 2025, Polda Kalbar berhasil mengungkap 12 kasus kejahatan, baik yang termasuk dalam Target Operasi (TO) maupun Non-TO.

Operasi ini menyasar berbagai titik rawan yang dinilai memiliki potensi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Dari total pengungkapan, enam kasus dikategorikan sebagai Crime Index, yakni jenis kejahatan yang berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat. Rinciannya adalah tiga kasus pencurian dengan pemberatan (curat), dua kasus penyalahgunaan narkoba, dan satu kasus pencurian biasa.

Tak hanya itu, dalam operasi ini polisi juga menyita sejumlah barang bukti penting. Dua unit sepeda motor yang diduga hasil tindak kejahatan berhasil diamankan, bersama sebuah alat pengemas barang curian, serta 213 janjang Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dengan total berat mencapai 1.950 kilogram. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut dan kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi antar satuan operasional di lingkungan Polda Kalbar. Satuan Reserse Kriminal, Satuan Narkoba, serta tim patroli gabungan dilibatkan dalam operasi ini, yang dilakukan dengan pola penyelidikan intensif dan patroli rutin di wilayah-wilayah yang dinilai rawan aksi kriminalitas.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Operasi Anti Premanisme ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ujarnya.

Baca Juga:  Wabup OKU, Hadiri Acara Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama  

Lebih lanjut, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap pelaku premanisme akan terus dilakukan.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku premanisme dan kejahatan lainnya. Penindakan ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan demi terciptanya Kalbar yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Operasi ini tak hanya menjadi bentuk penegakan hukum secara represif, namun juga langkah preventif guna menekan angka kejahatan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Dengan hasil signifikan ini, masyarakat diharapkan turut mendukung langkah-langkah kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, serta berperan aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitarnya. (KP).


Laporan : Irfan


📊 Views: 15

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *