Mengawali penempatan resmi di kediaman dinas, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menggelar acara doa selamat dan tolak bala di Gedung Daerah Kabupaten Natuna, Bukit Arai, Kamis malam (6/3/2025). Tradisi ini digelar sebagai ungkapan syukur sekaligus memohon keberkahan dan perlindungan selama menjalankan amanah sebagai kepala daerah.
NATUNA – Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menggelar acara doa selamat dan tolak bala bertempat di Gedung Daerah Kabupaten Natuna, Bukit Arai, Kamis malam (6/3/2025). Acara ini digelar sebagai bagian dari tradisi sebelum secara resmi menempati rumah dinas Bupati Natuna, sekaligus menjadi langkah awal memohon keselamatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah pemerintahan.
Tradisi doa bersama ini merupakan bentuk pelestarian budaya spiritual masyarakat Natuna yang menggabungkan unsur kebersamaan, permohonan doa kepada Allah SWT, serta harapan agar dijauhkan dari marabahaya atau musibah selama masa kepemimpinan.

Dalam sambutan singkatnya usai pembacaan doa, Bupati Cen Sui Lan menyampaikan rasa syukur dan harapan agar penempatan dirinya di rumah dinas dapat membawa keberkahan.
“Semoga selama saya bertugas dan tinggal di sini, kita semua dilimpahkan keberkahan dan dijauhkan dari segala bala,” ucap Cen dengan penuh harap.
Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh tamu undangan, yang menambah kehangatan suasana di malam itu. Para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur pemerintah turut hadir dalam kebersamaan tersebut.

Tampak hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, Sekretaris Daerah Boy Wijanarko, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Natuna, serta perwakilan DPRD Provinsi Kepri. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengawali lembaran baru pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.
Tradisi doa selamat dan tolak bala ini diharapkan terus menjadi bagian dari identitas budaya lokal yang dijaga dan dirawat sebagai simbol pengharapan dan kearifan spiritual dalam pemerintahan di wilayah perbatasan seperti Natuna. (KP).
Kontributor : Diskominfo Natuna
Editor : Dhitto










