“Kepala Sekolah SDN 004 Ranai menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter dan inovasi pembelajaran digital dalam menghadapi era globalisasi.”
NATUNA – Kepala Sekolah SDN 004 Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Suryadi, S.Pd., menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya kini berfokus pada peningkatan pendidikan karakter, literasi, dan inovasi pembelajaran digital.
Menurutnya, di tengah tantangan globalisasi dan beragam latar belakang siswa, pembentukan karakter menjadi dasar utama dalam proses pendidikan di sekolah dasar. Dalam wawancara bersama Koran Perbatasan di Ruang Tata Usaha SDN 004 Ranai, Kamis, 16 Oktober 2025, Suryadi, mengungkapkan bahwa pendidikan karakter merupakan prioritas utama yang sedang dikembangkan di sekolahnya.
“Yang pertama yang akan kita tingkatkan adalah pendidikan karakter, karena itu sangat penting di era globalisasi sekarang. Perilaku anak-anak perlu dibentuk sejak dini agar menjadi generasi yang berakhlak,” ujar Suryadi.
BACA JUGA : Dorong Digitalisasi Pendidikan, Deni Iswanti: Sekolah Dua Shift Hambat Belajar Anak
Ia menjelaskan pendekatan pembelajaran di SDN 004 Ranai kini mengacu pada metode deep learning yang menekankan pada pembelajaran mendalam dan menyeluruh. Sekolah juga telah mengikuti berbagai pelatihan untuk menerapkan metode ini secara efektif.
Menurutnya, setiap guru memiliki kebebasan dalam memilih metode pembelajaran sesuai dengan latar belakang dan kemampuan siswa.
“Anak-anak itu beragam. Ada yang cocok dengan metode ceramah, ada yang lebih efektif melalui diskusi atau studi kasus. Jadi guru harus menyesuaikan dengan karakter siswa masing-masing,” jelasnya.
Selain pendidikan karakter, inovasi pembelajaran digital juga mulai dikembangkan di SDN 004 Ranai. Suryadi menilai, kemajuan teknologi menuntut guru untuk terus berinovasi agar proses belajar menjadi lebih menarik.
“Setiap guru harus mencari inovasi baru supaya anak-anak cepat tanggap dalam belajar. Mudah-mudahan nanti dengan adanya bantuan smartboard dari pemerintah, kita bisa membuat inovasi baru seperti pembelajaran coding,” katanya.










