ANAMBAS – Pemerintah Desa Putik, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Inhouse Training dan Pelatihan Bimbingan Pra Kerja bagi puluhan warga setempat, Minggu (26/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh para pemuda dan pemudi dari 3 kecamatan dengan total partisipasi sebanyak 41 peserta yang berlangsung selama tiga hari dan bekerja sama dengan IMTC Global Training serta Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, hadir langsung membuka pelatihan dan menyampaikan apresiasi sekaligus penekanan pentingnya transparansi biaya kepada peserta. “Kami sangat support kegiatan seperti ini. Namun harus dijelaskan dari awal kalau ada biayanya, supaya bapak dan ibu yang hadir memahami,” tegas Bupati Aneng dalam sambutannya.
Dengan gaya bicara yang blak-blakan, Bupati menjelaskan mekanisme pelatihan secara rinci. “Perlu saya beritahu, pelatihan ini tiga hari gratis, tetapi nanti ada iuran administrasi dan bimbingannya sampai peserta bisa. Hal-hal seperti ini harus dijelaskan sejak awal, biar masyarakat tidak salah paham,” tambahnya.

Bupati Aneng juga mengungkapkan rencana strategis pemerintah daerah untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Anambas tahun depan. “Harapan kami ke depan, untuk pelatihan-pelatihan seperti ini saya akan segera bangun BLK. Nantinya peserta bisa ikut pelatihan secara gratis dari dunia sampai akhirat gratis,” janji Bupati disambut tepuk tangan peserta.
Pelatihan yang difokuskan pada peningkatan keterampilan kerja ini menghadirkan pemateri dari IMTC Global Training, Nurdin Aries HS dan Azizan, dengan materi public speaking, digital marketing, dasar-dasar K3, budaya keselamatan kerja, hingga praktik penanggulangan kebakaran menggunakan APAR.
“Kami menginginkan anak-anak kami dan masyarakat Anambas memiliki skill agar tidak terlantar mencari pekerjaan di daerah orang atau di luar negeri. Kita ingin pengangguran berkurang di Kabupaten Kepulauan Anambas,” pungkas Bupati Aneng menutup sambutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Anambas meningkatkan daya saing masyarakat lokal dan menekan angka pengangguran melalui pembekalan keterampilan praktis yang langsung dapat diaplikasikan dalam dunia kerja. (KP).
Laporan : Azmi










