NATUNAPENDIDIKANPOTRET PERBATASAN

Program MBG di MTs Baburrahman Natuna Berjalan Tertib dan Lancar

×

Program MBG di MTs Baburrahman Natuna Berjalan Tertib dan Lancar

Sebarkan artikel ini
Sejumlah siswi MTs Baburrahman, Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, menikmati menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di ruang kelas. Pihak madrasah memastikan pendistribusian makanan berlangsung tertib, terorganisir, dan mengajak seluruh siswa menumbuhkan rasa syukur atas program tersebut.

“Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Baburrahman, Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, berlangsung tertib dengan sistem distribusi yang melibatkan ketua kelas, wakil ketua kelas, dan guru piket. Selain memastikan makanan tersalurkan dengan baik, pihak madrasah juga menanamkan nilai syukur kepada seluruh siswa.”

Kepala MTs Baburrahman, Kholifatul Huda, S.Pd., mengatakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di madrasah yang dipimpinnya berjalan lancar dan tertib. Sistem pendistribusian dilakukan secara terorganisir dengan melibatkan ketua kelas, wakil ketua kelas, serta guru piket agar seluruh siswa menerima makanan sesuai jumlah yang telah ditentukan.

NATUNA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Baburrahman, Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, terus berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Pihak sekolah memastikan seluruh proses pendistribusian berlangsung tertib sehingga makanan dapat diterima seluruh siswa secara merata.

Kholifatul Huda menjelaskan, setiap kali makanan tiba di sekolah, seluruh siswa terlebih dahulu diarahkan untuk berkumpul di ruang kelas masing-masing. Setelah semua siap, ketua kelas bersama wakil ketua kelas mengambil ompreng makanan sesuai jumlah siswa di kelasnya dengan didampingi guru piket.

“Ketika MBG sudah masuk ke sekolah, para siswa diarahkan berkumpul terlebih dahulu di kelas masing-masing. Setelah semuanya siap, ketua kelas dan wakil ketua kelas mengambil ompreng MBG sesuai jumlah siswa di kelas masing-masing dengan didampingi guru piket,” ujarnya kepada koranperbatasan.com melalui pesan WhatsApp, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, selama pelaksanaan program terdapat beberapa catatan kecil terkait menu makanan. Namun, hal tersebut dinilai tidak terlalu signifikan dan jarang menjadi keluhan dari pihak sekolah.

Meski demikian, pihak madrasah tetap melakukan koordinasi dengan pengelola dapur MBG apabila ditemukan makanan atau penyajian yang tidak sesuai standar.

Baca Juga:  Tak Serobot Lahan, PT MMI: Kami Terbuka Hukum Berjalan

“Kami dari pihak sekolah langsung melaporkan kepada kepala dapur MBG apabila ada hal yang kurang sesuai, baik dari makanan maupun penyajiannya,” jelasnya.

Kholifatul berharap program yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah tersebut terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh sekolah penerima manfaat sehingga tujuan peningkatan gizi peserta didik dapat tercapai secara optimal.

“Harapan kami kepada MBG, berikanlah yang terbaik untuk siswa-siswi di sekolah yang telah menerima penyaluran program ini,” katanya.

Selain menyoroti pentingnya kualitas pelayanan, ia juga mengingatkan para siswa agar menjadikan program MBG sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa syukur dan menghargai setiap makanan yang diterima.

“Pesan saya kepada siswa-siswi adalah tanamkanlah rasa bersyukur dalam diri kalian atas apa yang telah diberikan,” pungkasnya.


Laporan: Dini


 

📊 Views: 22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *