EKONOMI PERBATASANKEUANGANNATUNAUMKM PERBATASAN

Warung Nasi Kediri Natuna Jual Tembakau Linting Harga Terjangkau

×

Warung Nasi Kediri Natuna Jual Tembakau Linting Harga Terjangkau

Sebarkan artikel ini
Suasana Warung Nasi Kediri di Ranai, Kabupaten Natuna, yang tidak hanya menyediakan menu sarapan dan makan siang, tetapi juga menjual berbagai jenis tembakau linting beserta perlengkapannya. Usaha milik Azizah ini menjadi salah satu contoh UMKM yang terus berinovasi untuk mempertahankan usahanya di tengah dinamika perekonomian daerah.

“Di tengah kondisi ekonomi yang terus berfluktuasi, pelaku usaha mikro di Kabupaten Natuna dituntut mampu beradaptasi. Salah satunya dilakukan Warung Nasi Kediri di Ranai yang mengembangkan usaha dengan menjual tembakau linting dan perlengkapannya sebagai sumber pendapatan tambahan.”

Pemilik Warung Nasi Kediri, Azizah, mengatakan strategi diversifikasi usaha menjadi kunci mempertahankan ekonomi keluarga di tengah kondisi daya beli masyarakat yang belum stabil. Selain mengelola warung makan, ia juga mengembangkan usaha penjualan tembakau linting yang kini menjadi salah satu distributor bagi sejumlah toko di Ranai.

NATUNA — Sudah lebih dari satu dekade menetap di Kabupaten Natuna, Azizah terus mengembangkan usahanya agar mampu bertahan di tengah dinamika perekonomian daerah. Perempuan asal Kediri, Jawa Timur, itu mulai merintis usaha sejak 2013. Awalnya ia membuka warung makan di kawasan Batu Hitam sebelum akhirnya pindah ke lokasi usahanya saat ini.

Warung Nasi Kediri miliknya tetap melayani pelanggan mulai dari menu sarapan hingga makan siang. Bahkan, apabila masih tersedia masakan pada malam hari, pelayanan tetap dibuka bagi masyarakat yang ingin menikmati hidangan.

“Sarapan ada, makan siang juga. Kadang kalau malam masih ada masakan, tetap saya layani,” ujarnya kepada koranperbatasan.com saat ditemui di warungnya, Senin (29/6/2026).

Seiring berkembangnya usaha, Azizah bersama suaminya sepakat membagi peran agar perekonomian keluarga tetap berjalan. Sang suami memilih mengelola kebun, sedangkan dirinya fokus menjalankan warung makan sekaligus usaha tembakau linting.

“Dulunya cuma warung makan saja. Suami ingin buka usaha lain, tetapi sekarang beliau fokus bertani di kebun. Jadi saya yang mengelola warung makan sekaligus jualan tembakau. Kondisi ekonomi sekarang yang penting pintar-pintar memutar modal,” katanya.

Baca Juga:  Wan Arismunandar Kembali Terpilih Menjadi Ketua Komisi I DPRD Natuna

Usaha tembakau linting yang dijalankannya berkembang cukup pesat. Selain melayani pembeli eceran, Azizah mengaku menjadi pemasok atau distributor tembakau bagi sejumlah toko di Ranai.

“Saya di sini sebenarnya menjadi distributor tembakau. Banyak toko yang mengambil tembakau di sini, mereka menjadi reseller kami,” ungkapnya.

Seluruh tembakau didatangkan langsung dari Pulau Jawa. Menurut Azizah, beragam pilihan rasa menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kalangan anak muda yang mulai beralih menggunakan rokok linting.

“Di sini ada semua rasa sesuai selera. Ada mentol, kopi, vanila, susu, rasa buah-buahan sampai aroma bunga. Anak-anak muda sekarang banyak yang suka mentol dan rasa buah atau kopi,” jelasnya.

Untuk tembakau murni, Azizah menjualnya dengan harga Rp30.000 per ons. Sementara perlengkapan linting tersedia dalam beberapa pilihan sesuai kebutuhan konsumen. Alat linting plastik manual Rp10 ribu, alat linting stainless manual Rp30 ribu, dan mesin linting otomatis Rp200 ribu.

Menurutnya, harga tersebut masih jauh lebih ekonomis dibandingkan membeli rokok konvensional sehingga cukup diminati masyarakat.

Meski demikian, Azizah mengakui tantangan usaha tetap ada. Naik turunnya jumlah pembeli membuat pendapatan harian tidak bisa dipastikan.

“Namanya orang jualan pasti kadang ramai, kadang sepi. Pemasukan setiap hari tidak menentu, apalagi kondisi ekonomi di Natuna sekarang,” tuturnya.

Di tengah tantangan tersebut, ia tetap optimistis mengembangkan usaha dan berharap seluruh pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.

“Harapan saya, baik pelanggan warung makan maupun konsumen tembakau linting bisa selalu senang dan nyaman setiap datang ke sini,” pungkasnya.


Laporan: Dini


 

📊 Views: 101

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *