KABAR PERBATASANNATUNAPENDIDIKAN

Dari Bawah Laut dan Rekor MURI, Wynnie Jadi Paskibraka Natuna 

×

Dari Bawah Laut dan Rekor MURI, Wynnie Jadi Paskibraka Natuna 

Sebarkan artikel ini

“Wynnie Khallifa Chusnnaawyath kembali mendapat kehormatan membawa Merah Putih. Setelah terlibat dalam pengibaran bendera bawah laut yang mencatat Rekor MURI pada HUT ke-77 RI tahun 2022, kini ia dipercaya menjadi Paskibraka pembawa baki pada upacara penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Kabupaten Natuna.” 

Anggota Paskibraka Kabupaten Natuna, Wynnie Khallifa Chusnnaawyath, dipercaya mengemban tugas sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih pada upacara penurunan bendera HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pantai Piwang, Ranai, Natuna, Senin (17/8/2026). 

NATUNA – Kepercayaan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan Wynnie bersama Sang Merah Putih. Empat tahun sebelumnya, tepat pada peringatan HUT ke-77 RI tahun 2022, Wynnie pernah ikut dalam pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut yang saat itu mencatat Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). 

Kini, Wynnie kembali hadir dalam momentum kemerdekaan dengan tugas berbeda. Jika dahulu ia ikut mengibarkan Merah Putih dari bawah laut Natuna, pada HUT ke-81 RI dirinya dipercaya masuk dalam barisan Paskibraka Kabupaten Natuna. 

Pada upacara penurunan bendera di Pantai Piwang, Wynnie mendapat tugas penting sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih. 

Akrab dengan Dunia Bawah Laut Sejak Kecil 

Wynnie lahir di Purworejo, Jawa Tengah. Ia merupakan siswi kelas XI SMA Negeri 1 Bunguran Timur dan anak dari pasangan Cherman dan Widiya Ningsih. 

Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, Wynnie disebut telah akrab dengan dunia bawah laut. Ia kerap mengikuti kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih bawah laut bersama komunitas selam serta unsur TNI, Polri, Bakamla, dan Basarnas di perairan Natuna. 

Wynnie Khallifa Chusnnaawyath menjalankan tugas sebagai Paskibraka pembawa baki Bendera Merah Putih pada upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Natuna, Senin (17/8/2026).

Pengalaman tersebut membuat lingkungan pergaulan Wynnie sejak kecil banyak bersentuhan dengan orang-orang dewasa yang berkecimpung dalam kegiatan penyelaman. 

Baca Juga:  Kapolresta Tanjungpinang Hadiri Upacara HUT RI ke-81 Bersama Forkopimda 

“Banyak temannya justru orang dewasa, terutama Marinir, karena sering ikut kegiatan menyelam sejak SD. Mungkin itu juga cita-cita dia ingin jadi TNI AL,” ujar Cherman. 

Orang Tua Bangga Wynnie Jadi Paskibraka 

Melihat putrinya kini mendapat kepercayaan sebagai Paskibraka Kabupaten Natuna, Cherman mengaku bangga. Terlebih, Wynnie dan rekan-rekannya mampu menyelesaikan tugas dalam rangkaian upacara HUT ke-81 RI. 

“Turut bangga, Wynnie dan rekannya sukses melaksanakan tugas, turut bangga,” kata Cherman. 

Bagi keluarga, perjalanan Wynnie dari kegiatan pengibaran bendera bawah laut hingga menjadi Paskibraka menjadi pengalaman berharga dalam proses tumbuh dan mengejar cita-citanya. 

Kedekatannya dengan lingkungan Marinir dan aktivitas laut sejak usia sekolah dasar juga disebut turut menumbuhkan keinginannya untuk suatu hari menjadi anggota TNI Angkatan Laut. 

Cherman berharap pengalaman dan kedisiplinan yang diperoleh putrinya dapat menjadi bekal untuk meraih masa depan. 

“Setidaknya, ia sukses dan apa yang dicita-citakan terwujud,” harapnya. 

Dari bawah laut, menjadi bagian dari Rekor MURI, hingga berdiri dalam barisan Paskibraka Natuna, perjalanan Wynnie menjadi cerita tersendiri dalam peringatan kemerdekaan di wilayah perbatasan. 

Empat tahun berlalu, tugasnya memang berbeda. Namun, satu hal tetap sama: Merah Putih kembali menjadi bagian penting dalam perjalanan Wynnie. (KP) 


Laporan: Man 


 

📊 Views: 235

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *