Andi Surya: QC Rakata, Segmen DPD RI Terjadi Deviasi Tidak Normal

oleh -380 views

TANGGAMUS (KP),- Menyikapi hasil hitungan cepat Quick Count (QC) rakata institute pada segmen Caleg DPD RI yang menempatkan incumbent DPD RI Andi Surya pada posisi peringkat ke-7 sementara dalam survey elektabilitas rakata akhir Maret 2019 pada posisi peringkat ke-2 membuat banyak perdebatan ditengah masyarakat.

Menyikapi hal itu, Andi Surya akhirnya angkat bicara. “Saya bersikap positif terhadap QC Rakata, namun perlu saya terangkan bahwa hampir seluruh teman-teman yang melapor dan mengirim rekaman hasil C1 Plano TPS menunjukkan suara saya rerata masuk peringkat 4 besar,” ujarnya.

Andi Surya mengatakan diberbagai basis-basis serta wilayah tertentu jumlah suaranya cukup besar. “Memang ada sebagian wilayah suara saya kurang, namun rata-rata masuk dalam hitungan unggul,” terangnya.

Menurutnya, dalam survey elektabilitas rakata institute akhir Maret lalu dirinya berada pada posisi peringkat ke-2. “Makanya heran kok QC Rakata menempatkan saya pada posisi peringkat 7, sementara calon-calon lain cenderung konsisten dan stabil pada peringkatnya, khusus untuk saya terjadi deviasi yang tidak normal atau anomaly,” katanya bertanya.

Terkait yang terjadi, Andi Surya terlihat bingung dan bertanya metodologi apa yang dipakai oleh rakata institute sehingga tidak konsisten antara survey elektabilitas dengan QC saat ini. “Jika-pun terjadi deviasi biasanya penyimpangan tidak terlalu tinggi. Silahkan masyarakat menilai sendiri,” cetusnya tersenyum.

Andi Surya memastikan bahwa dirinya incumbent yang bekerja aktif dalam menyuarakan aspirasi rakyat Lampung secara nasional. “Banner-banner saya tersebar luas, basis saya jelas, pertemuan massa juga sering saya lakukan, artinya gerakan saya cukup agresif dalam masa kampanye,” tegasnya.

Katanya opini yang terbentuk dari hasil QC Rakata perlu disikapi dengan cerdas agar KPU dan Bawaslu mewaspadai hal tersebut. Karena opini QQ cenderung mendorong upaya justifikasi yang dikhawatirkan dengan cara curang.



“Jangan sampai merugikan para Caleg dalam perhitungan manual KPU saat ini. Bagi saya menang kalah dalam Pemilu hal bisa, tapi mari kita berbuat jujur dan adil dalam pesta demokrasi di Lampung ini,” katanya menegaskan. (KP).


Pewarta : Arzal

Editor : Cherman



Memuat...