KABAR UTAMAKEPULAUAN RIAUNASIONALNATUNAPENDIDIKAN

Bentuk Kader Unggul Melalui LK I, Fergiawan: Tantangan Utama Adalah Gen Z yang Baperan

969
×

Bentuk Kader Unggul Melalui LK I, Fergiawan: Tantangan Utama Adalah Gen Z yang Baperan

Sebarkan artikel ini
Formateur Ketum HMI Cabang Natuna Fergiawan memaparkan tujuan Latihan Kader 1 di Vila Sebayar.
Formateur Ketum HMI Cabang Natuna Fergiawan memaparkan tujuan Latihan Kader 1 di Vila Sebayar.

NATUNA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna resmi menggelar Latihan Kader 1 (LK I) sebagai fondasi membentuk kader yang unggul dan berkarakter.

Fergiawan, Formateur Ketua Umum HMI Cabang Natuna, menegaskan bahwa kunci utama membangun organisasi adalah kekompakan, sambil mengakui tantangan terbesarnya adalah membentuk mental generasi Z (Gen Z) yang cenderung mudah tersinggung atau “baperan”.

“Hal yang paling utama dalam organisasi adalah kekompakan atau kesolidan. Ketika sudah solid, apapun yang akan kita lakukan pasti dapat,” tegas Fergiawan kepada koranperbatasan.com dalam wawancara usai pembukaan LK I di Vila Sebayar, Desa Sungai Ulu, Jumat, 26 September 2025.

Fergiawan menyoroti kondisi mahasiswa Natuna yang dinilainya seringkali apatis, hanya berkutat pada rutinitas kuliah-pulang. LK I hadir sebagai wadah untuk memutus mata rantai ini.

“Kegiatan LK1 ini bukan wadah mahasiswa untuk mundur, tapi akan membuat mahasiswa kita berpikir maju. Kuncinya adalah kemauan belajar. Kita tidak bodoh, kita hanya tidak mau bersaing,” paparnya.

LK I difokuskan pada pembekalan materi-materi fundamental HMI. Peserta akan mendapatkan materi tentang Mission HMI (tujuan organisasi), Konstitusi (AD/ART), dan Nilai Dasar Perjuangan (NDP) yang menekankan pada spirit keagamaan dan penguatan filosofis.

Menghadapi karakter Gen Z yang dinilai baperan, Fergiawan mengaku tidak menggunakan pendekatan doktrin formal. Sebaliknya, strategi yang dipilih adalah pendekatan persuasif dan memberikan keteladanan.

“Kita banyak pendekatan-pendekatan persuasif. Ketika kita sudah menjalin hubungan emosional yang lekat, kawan yang berbeda pandangan akan memaklumi. Seorang pemimpin harus memberi contoh yang baik. Gen Z jika tidak melihat kebaikan dalam diri pemimpin, mereka akan memberontak,” jelasnya.

Fergiawan berharap LK I dapat menjadi terobosan pemikiran bagi kader baru. Proses ini disebutnya fundamental untuk melatih kepribadian dan integritas.

Baca Juga:  Lembek soal Natuna, Prabowo: Jangan Dipanas-panasi, Cool Saja

“Harapan saya, kader-kader baru bisa menerima pembelajaran ini. Seorang kader HMI itu bukan baperan, tapi berperan. Ini adalah proses yang sangat mendasar untuk melatih bagaimana cara kita membawa diri,” pungkasnya penuh harap.

Fergiawan yakin, dengan kemauan belajar dan kerja keras yang ditanamkan melalui LK I, mahasiswa Natuna tidak akan kalah bersaing dengan mahasiswa dari daerah lain. (KP).


Laporan : Dhitto


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *