KABAR UTAMAKEPULAUAN RIAUNASIONALNATUNAPARLEMENTARIAPENDIDIKANPOLITIK

Daeng Ganda Sebut Latihan Kader I HMI Sebagai Blueprint Pemimpin Masa Depan

1245
×

Daeng Ganda Sebut Latihan Kader I HMI Sebagai Blueprint Pemimpin Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Ketua I DPRD sekaligus Ketua Umum MD KAHMI Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, saat memberikan sambutan pembukaan Latihan Kader I HMI Cabang Natuna di Vila Sebayar.
Ketua I DPRD sekaligus Ketua Umum MD KAHMI Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, saat memberikan sambutan pembukaan Latihan Kader I HMI Cabang Natuna di Vila Sebayar.

NATUNA – Mata air yang sejak 78 tahun silam menjadi urat nadi pergerakan intelektual muda Muslim Indonesia secara resmi dibuka melalui Latihan Kader I (LK I) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna, menandakan nyala obor perkaderan yang belum pernah padam bahkan di tanah melayu yang terpencil di ujung tapal batas negeri ini.

Demikianlah Sepenggal kisah menelusuk dan membedah kedalam jantung perkaderan LK I yang diceritakan oleh Daeng Ganda sebagai sebuah nyawa yang menghidupi raksasa intelektual HMI.

Daeng Ganda Rahmatullah, SH., Ketua I DPRD sekaligus Ketua Umum MD KAHMI Natuna menyebut bahwa LK I bukanlah sekadar ajang ritual simbolik melainkan ujung tombak yang menajamkan visi dan mata air yang menghidupi jati diri kader.

“Agar terus dan tetap eksis dalam memberikan manfaat kepada masyarakat maka keran mata air perkaderan ini harus terus terbuka” ungkap Daeng Ganda kepada koranperbatasan.com dalam wawancara usai pembukaan latihan kader di vila sebayar, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Jum’at, 26 September 2025.

Daeng Ganda menceritakan bahwa HMI lahir di tengah tahun-tahun pembangunan awal Republik yang masih balita, didirikan di Yogyakarta pada 5 Februari 1947 dan diprakarsai oleh Lafran Pane beserta 14 mahasiswa serta mahasiswi dari Sekolah Tinggi Islam (sekarang Universitas Islam Indonesia).

Lanjut Daeng Ganda, kelahiran HMI adalah sebuah jawaban atas kebutuhan zaman dan sebuah seruan agar mahasiswa Islam bersatu melampaui sekat-sekat primordial.

“Kelahirannya adalah sebuah manifesto bahwa mahasiswa Islam tidak boleh terkotak-kotak oleh tembok sektarian tetapi harus bersatu menggapai cita-cita dan tujuan HMI serta menjadi suri tauladan” tegas Daeng Ganda.

HMI berperan sebagai pembuka cakar olah pikir sekaligus penenun jaring-jaring kehidupan yang sangat berharga. Jaringan yang dimaksudkan bukanlah sekadar koneksi pragmatis melainkan ibarat sebagai kompas dan peta bagi seorang pelaut yang hendak mengarungi samudera kehidupan.

Baca Juga:  HKG PKK ke-53 di Natuna Dimeriahkan Senam Massal, Bazar UMKM, dan Layanan Kesehatan

Sebagai motivasi bagi para kader maupun seluruh anggota HMI Cabang Natuna, Daeng Ganda membagikan sedikit kisah mengenai kilas balik dalam perjalanan panjang hidupnya bahwa tak pernah menyangka dan membayangkan akan duduk sebagai anggota legislatif penyambung lidah rakyat.

“Saya sendiri tidak pernah berpikir untuk menjadi seorang penjabat legislatif, Kita benar-benar tidak tahu apa yang menjadi rahasia Tuhan” tutur Daeng Ganda.

Daeng Ganda mengingatkan kembali bahwa jaringan itu bukanlah sekadar jalur menuju puncak kekuasaan ataupun hanya di dalam ranah politik melainkan bekal untuk menjadi manusia yang lebih utuh. Lautan kehidupan yang luas menawarkan banyak pelabuhan, sebagai pengusaha, intelektual, akademisi yang visioner, ataupun birokrat. “Intinya, jadi dan menjadilah pribadi yang manfaatnya bisa dirasakan oleh sesama karena inilah awal mulanya leadership HMI itu bisa dibentuk hingga terbentuk,” tandasnya.

Diakhir wawancara, Daeng Ganda berharap melalui LK I para kader muda dapat menyerap nilai-nilai luhur para pendiri HMI dengan tagline Yakin Usaha Sampai bahwa setiap proses membutuhkan perjuangan, risiko, dan pertarungan.

“Untuk adik-adik jangan patah semangat. Semua itu perlu proses. Harapannya ini sebagai cambuk untuk adik-adik bisa lebih baik di masa yang akan datang,” pungkas Daeng Ganda mengakhiri pembekalan. (KP).


Laporan : Dhitto


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *