NATUNA – Dalam upaya memperkuat kesadaran intelektual dan semangat berpikir kritis di kalangan mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna menggelar kegiatan diskusi dan bedah buku berjudul Ideologi Gerakan Pasca-Reformasi yang berlangsung di Perpustakaan Daerah H. Idrus M. Tahar, Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau pada Sabtu, 21 Juni 2025.
Ketua Umum HMI Cabang Natuna, Aprianti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari inisiatif HMI dalam merespons situasi sosial politik daerah serta rendahnya kapasitas berpikir kritis mahasiswa.
“Urgensinya adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu sosial politik yang berkembang. Sekaligus membangun tradisi berpikir yang logis dan berbasis data,” jelasnya.

Buku Ideologi Gerakan Pasca-Reformasi dipilih sebagai bahan kajian karena dinilai relevan dengan dinamika ideologi yang berkembang di Indonesia. Menurut Aprianti, ideologi memiliki pengaruh besar terhadap arah gerakan sosial dan politik hari ini.
“Kami ingin mahasiswa memahami bagaimana ideologi membentuk realitas sosial dan politik. Dari situ, mereka bisa bersikap dan bertindak secara terarah,” tambahnya.
BACA JUGA: Juli Putrawan: Gerakan Mahasiswa Tak Hanya Demo, Buku Juga Senjata Perubahan
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peluncuran kerja sama antara HMI Cabang Natuna dengan Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Natuna, yang dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses literasi dan mendorong lahirnya forum-forum diskusi lanjutan.

Aprianti menegaskan bahwa diskusi dan literasi adalah kebutuhan mendasar bagi mahasiswa, terutama di daerah perbatasan seperti Natuna.
Aprianti juga menekankan pentingnya membangun ruang-ruang diskusi tidak hanya secara formal, tapi juga informal, di berbagai tempat publik.
“Kami ingin hidupkan kembali budaya berpikir dan berdiskusi mahasiswa, dari ruang formal hingga warung kopi. Ini bagian dari upaya membangun generasi muda yang sadar literasi dan kritis terhadap pembangunan daerah,” tutupnya.
Laporan : Dhitto
Editor : Dhitto










