NATUNA – Bidan Pelaksana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, Zalita, A.Md, Keb, yang bertanggung jawab atas pelayanan keperawatan di kamar bersalin mengatakan ada inovasi Si Kakak Centil (Sistem Informasi Kesehatan Akta Kelahiran dan Akta Kematian, Cepat dan Tinggal Ambil) memberikan kemudahan pelayanan bagi pasien melahirkan.
Si Kakak Centil adalah sistem informasi kesehatan merupakan inovasi dari Disdukcapil dan RSUD Natuna. Aplikasi ini diluncurkan pada tahun 2025 bagi pasien melahirkan. Prosedur pelayanannya dimulai dari proses melahirkan hingga pembuatan akta kelahiran bagi si anak dapat diurus dalam satu atap di RSUD tanpa harus bolak balik ke Disdukcapil.
Kata Zarlita inovasi ini dibuat untuk memberikan kemudahan dan efisisensi terhadap pelayanan publik. Berkat inovasi pelayanan ini pasien cukup membawa berkas-berkas sesuai dengan persayaratan untuk pembuatan akta kelahiran anak.
Menurut Zarlita pemberitahuan mengenai berkas-berkas persyaratan yang harus disipkan oleh pasien melahirkan sudah mereka tempel pada setiap sudut ruangan papan informasi RSUD Natuna untuk memudahkan pasien mengetahuinya.
“Jadi misalkan dia di rumah sakit bisa sekalian mengurus surat keterangan lahir dan akte kelahirannya. Kalau berkas itu sudah siap pasiennya akan dihubungi terlebih dulu sebelum pelayanan persalinan itu akan diberikan,” ujar Zarlita kepada koranperbatasan.com di Ruang Persalinan RSUD Natuna, Senin, 03 Maret 2025.
Zarlita menjelaskan menghindari benturan waktu dalam pemberian pelayanan persalinan bagi pasien akan dipindahkan ke ruang rawat inap kemudian para perawat lain nantinya akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pengurusan berkas tersebut.
Zarlita memastikan tidak ada kendala dalam pelayanan ini meskipun saat pengurusan berkas akta kelahiran sedikit terbentur jika situasi sedang ada pasien melahirkan dalam waktu yang sama. Karena pelayanan persalinan mirip seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) salah satu bagian di dalam sebuah rumah sakit menyediakan penanganan awal bagi yang akan melahirkan
“Kalau kita lagi gak ada pasien pasti kita bantu. Sulitnya di Si Kakak Centil ini bagian pengisian formnya kadang ada orang tua yang kesuliatan membaca. Jadi harus kita bantu,” terang Zarlita.
Namun hal tersebut tidak mengurangi nilai pelayanan kepada pasien karena tim dari Si Kakak Centil juga akan turut membantu langsung dalam penyiapan penyusunan berkas dan formulir pendaftaran pembuatan akta kelahiran bagi si ibu.
“Kalau misalkan kami ada pasien dan nggak bisa bantu, langsung kita telpon aja tim dari Si Kakak Centil ini. Nanti mereka yang langsung menjelaskan dan membantu pasiennya,” ungkap Zarlita.
Sebelum mengakhiri Zarlita menghimbau kepada masyarakat terutama bagi para ibu yang akan melahirkan tentang kemudahan akses pelayanan diberikan melalui Si Kakak Centil. Agar melengkapi persyaratan yang diperlukan sebagai kelengkapan data pembuatan akta kelahiran buah hatinya.
“Disampaikan begitu agar yang tidak ada alat komunikasi bisa tahu apa saja yang harus dibawa untuk pembuatan akte kelahiran. Intinya dari kita juga harus aktif terus menyampaikan informasi tentang ini,” tutup Zarlita. (KP).
Laporan : Dhitto










