Lebih lanjut, Hj. Siti Asmah berharap pemerintah benar-benar mewujudkan nilai-nilai Pancasila, terutama keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Jangan ada anak kandung dan anak tiri dalam dunia pendidikan. Semua sekolah, baik negeri maupun swasta, harus dirangkul bersama untuk membangun bangsa,” tegasnya.
Ia juga menyinggung janji pemerintah pusat yang menyatakan tidak ada perbedaan antara sekolah negeri dan swasta. “Mudah-mudahan itu bukan hanya angin surga. Kalau benar terwujud, itu akan menjadi doa semua pendidik di perbatasan,” ucapnya berharap.
Di akhir pernyataannya, Hj. Siti Asmah mengajak seluruh pimpinan pendidikan di Natuna untuk bersatu membangun daerah perbatasan dengan semangat keadilan dan kedamaian.
“Yok sama-sama kita bekerja sama, bukan saling bersaing. Semoga Natuna menjadi daerah baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur negeri yang baik, damai, dan penuh berkah,” pungkasnya. (KP).
Laporan : Dini










