BANJARBARUBANJARMASINKALIMANTAN SELATANNASIONALPROVINSI KALSEL

Panglima TNI dan Kapolri Perkenalkan Tracer Digital di Kalsel

118
×

Panglima TNI dan Kapolri Perkenalkan Tracer Digital di Kalsel

Sebarkan artikel ini
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Pj. Gubernur Kalsel Safrizal ZA.

BANJARBARU – Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA Forkopimda dan Sekda Roy Rizali Anwar bersama jajaran, menyambut kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, 05 Agustus 2021.

Kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti peningkatan kasus Covid-19 diluar Jawa-Bali, khususnya dua wilayah di Kalsel, yakni Banjarmasin dan Banjarbaru.

Penjabat Gubernur Kalsel juga terlihat turut didampingi Wali Kota Banjarmasin, Wali Kota Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, serta Forkopimda.

Panglima TNI dan Kapolri memberikan arahan upaya apa saja yang diperlukan untuk menekan kasus Covid-19, termasuk diantaranya mengenalkan aplikasi tracing digital melalui aplikasi silacak dan inarisk.

Selain itu, Panglima TNI juga menyampaikan terkait bantuan oksigen yang pihaknya kirimkan ke Pemprov Kalsel.

“Saya mengirim 50 oksigen konsentrator termasuk APD dan peralatan  lain, ini ditempatkan di isoter-isoter yang memerlukan,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Terkait tracing digital, Hadi Tjahjanto mengatakan, kemampuan aplikasi masih terus ditingkatkan demi meminimalkan kendala-kendala di lapangan. Disisi lain, pihaknya gencar melaksanakan pelatihan tenaga tracing.

“Pak Gubernur, Pak Wali Kota, kemarin saya sudah melaksanakan pelatihan tenaga tracing yaitu tracer digital dari TNI Polri, yang nantinya akan kita tempatkan di Puskesmas dan dilaporkan di aplikasi silacak,” jelas Panglima TNI.

Ia melanjutkan, “saya yakin, dengan kedatangan saya dan Pak Kapolri, dan nanti diawasi oleh Kapolda, Kapolri, Danrem, insyaallah pelaksanaan tracer di setiap puskesmas berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akan mengirimkan vaksin dalam jumlah besar pada Agustus sampai September.

“Pada Agustus, 78 juta vaksin akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia. Kalau vaksin sudah bagus, dan wilayah-wilayah sudah bagus, maka yang sekarang dan kedepannya harus terus kita kuatkan adalah protokol kesehatan,” tegasnya.

Baca Juga:  Kasatbinmas Polres Natuna Jadi Irup di SMK Negeri 1 Bunguran Timur, Tanamkan Disiplin dan Semangat Kebangsaan

Pada kesempatan itu, Penjabat Gubernur Kalsel melaporkan jumlah kasus Covid-19 di Kalsel, khususnya wilayah yang sedang menerapkan PPKM Level 4. Untuk mengatasi kekurangan oksigen, ia mengungkapkan sejumlah upaya mulai dari koordinasi dengan pihak samator serta mengatur distribusi.

Dalam menghadapi situasi genting ini, Safrizal mengatakan terus menyusun strategi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait. “Semangat kami adalah kolaborasi. Kami dengan Pak Kapolda, Danrem, serta Forkopimda lainnya saling terus berkoordinasi dan berkolaborasi,” terangnya. (KP).


Laporan : Adam


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *