NATUNARAGAM DAERAH

Dompet Dhuafa Natuna Santuni Puluhan Guru Ngaji

28
×

Dompet Dhuafa Natuna Santuni Puluhan Guru Ngaji

Sebarkan artikel ini
Dompet Dhuafa Natuna menyalurkan santunan uang tunai dan paket sembako kepada 39 guru ngaji di Aula Kemenag Kabupaten Natuna.

“Saddam Hafidzahullah, Koordinator Dompet Dhuafa Natuna, menyampaikan penyaluran santunan kepada 39 guru ngaji berupa uang tunai dan paket sembako.”

NATUNA – Saddam Hafidzahullah, Koordinator Dompet Dhuafa Natuna, mengungkapkan bahwa pada Jumat (13/2/2026), pihaknya kembali menyalurkan bantuan kepada 39 guru ngaji di Kabupaten Natuna. Bantuan disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp 430.000 per orang dari Dompet Dhuafa Pusat, ditambah paket sembako dari Dompet Dhuafa Cabang, di Aula Kemenag Kabupaten Natuna. Kegiatan ini merupakan bagian dari program channelling Dompet Dhuafa bersama donatur Ippo Santosa, penulis buku best seller 7 Keajaiban Pintu Rezeki.

Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan apresiasi terhadap guru ngaji yang selama ini mendidik dan membimbing anak-anak di lingkungan Natuna. Menurut Saddam Hafidzahullah, program santunan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga mendukung keberlangsungan pendidikan agama di daerah.

“Alhamdulillah hari ini Dompet Dhuafa kembali menyalurkan bantuan kepada 39 guru ngaji berupa uang tunai dan paket sembako. Uang tunai sebesar Rp 430.000 per orang berasal dari Dompet Dhuafa Pusat, sementara paket sembako dari Dompet Dhuafa Cabang,” jelas Saddam melalui pesan WhatsApp, Jumat (13/2/2026).

Program ini merupakan bagian dari channelling Dompet Dhuafa Pusat yang bekerja sama dengan donatur, termasuk Ippo Santosa, penulis buku best seller 7 Keajaiban Pintu Rezeki. Bantuan yang diberikan berbentuk santunan, bertujuan untuk meringankan beban ekonomi para guru ngaji dan mendukung kesejahteraan mereka.

Saddam menambahkan bahwa Dompet Dhuafa terus berkomitmen untuk menjangkau guru-guru ngaji di seluruh Natuna, memastikan mereka memperoleh dukungan finansial dan sembako secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap guru ngaji, sekaligus memperkuat nilai sosial dan spiritual di masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Kadisdikbud Natuna Lepas Jalan Sehat PGRI 2025

Kegiatan penyaluran santunan berlangsung dengan tertib dan diikuti seluruh guru ngaji penerima, mencerminkan semangat gotong royong dan perhatian terhadap pendidikan agama di Natuna. (KP).


Laporan: Dini


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *