NATUNAPENDIDIKAN

MTsN Bunguran Timur Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Melayu Lewat Sekolah

23
×

MTsN Bunguran Timur Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Melayu Lewat Sekolah

Sebarkan artikel ini
Sekolah MTsN Bunguran Timur Kabupaten Natuna

“Pelestarian budaya Melayu di lingkungan pendidikan terus diperkuat MTsN Bunguran Timur melalui kegiatan seni, musik, dan partisipasi aktif dalam berbagai event kebudayaan daerah.”

 

NATUNA – Kepala Sekolah MTsN Bunguran Timur Kabupaten Natuna, Hadiatus Sa’adah, M.Pd., menegaskan komitmen sekolahnya dalam melestarikan budaya Melayu melalui pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta keterlibatan aktif siswa dalam berbagai ajang seni dan budaya.

Menurut Hadiatus Sa’adah, penguatan budaya Melayu di MTsN Bunguran Timur dilakukan melalui berbagai kegiatan nyata. Salah satunya dengan memperkenalkan kesenian Kompang yang mengandung unsur budaya Melayu, menyanyikan lagu-lagu Melayu, serta menghadirkan Tari Persembahan dan tari kreasi Melayu sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

Selain seni tari, sekolah juga menyiapkan sarana pendukung kesenian musik bernuansa Melayu. Alat musik seperti biola telah disiapkan, sementara akordeon direncanakan akan dilengkapi setelah proses revisi anggaran selesai. Langkah ini disebut sebagai bentuk dukungan MTsN Bunguran Timur terhadap program dan harapan Dinas Kebudayaan.

Hadiatus Sa’adah mengakui tidak semua siswa memiliki kemampuan cengkok Melayu, sehingga sekolah berperan penting dalam memunculkan bibit-bibit potensial. Menurutnya, regenerasi menjadi tantangan tersendiri karena minat generasi muda saat ini lebih banyak tertuju pada kegiatan modern seperti marching band dibandingkan Kompang.

“Padahal Kompang bukan hanya identik dengan anak perempuan. Anak laki-laki juga bisa memainkan Kompang. Di sinilah peran sekolah untuk membangun regenerasi,” ujarnya.

Dalam setiap event kebudayaan yang digelar instansi atau satuan kerja, MTsN Bunguran Timur selalu berupaya berpartisipasi. Sepanjang tahun 2025, sekolah ini aktif mengikuti lomba duet Melayu, akustik, hingga karnaval Hari Ulang Tahun Natuna. Hasilnya, siswa MTsN Bunguran Timur berhasil meraih juara satu duet Melayu, juara dua akustik, serta juara tiga karnaval budaya.

Baca Juga:  SDN 002 Ranai Perkuat Budaya Melayu Sejak Dini

Melalui karnaval tersebut, sekolah juga ingin memperkenalkan keberagaman budaya Melayu yang ada di Natuna kepada masyarakat luas. Tema kemelayuan yang diusung disesuaikan dengan arahan panitia, sekaligus menjadi media edukasi budaya bagi generasi muda.

Hadiatus Sa’adah berharap ke depan ada sinergi yang lebih kuat antara sekolah dan Dinas Kebudayaan. Menurutnya, kegiatan budaya yang rutin dan menarik akan mampu membangkitkan semangat siswa untuk terlibat aktif dalam pelestarian budaya Melayu.

“Kalau ingin budaya Melayu tetap lestari, kami juga berharap disentuh dengan kegiatan yang menggugah generasi muda. Sekolah dan instansi terkait seharusnya saling membangun,” tegasnya. (KP).


Laporan: Dini


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *