“HMI Komisariat Kehutanan menegaskan komitmennya dalam mencetak kader muslim yang unggul secara akademik, matang secara spiritual, serta sadar akan peran kebangsaan melalui penguatan kaderisasi.”
PONTIANAK – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Kehutanan, Oky Pramadani, menegaskan bahwa proses kaderisasi merupakan ruang strategis pembentukan karakter dan intelektualitas kader guna melahirkan muslim akademis yang sadar fungsi dan perannya sebagai kader umat serta kader bangsa dalam kegiatan pembinaan yang digelar di Pontianak.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Terbinanya Kepribadian Muslim yang Berkualitas Akademik, Sadar akan Fungsi dan Peranannya dalam Berorganisasi serta Hak dan Kewajiban sebagai Kader Umat dan Kader Bangsa.” Tema ini menjadi penegasan arah kaderisasi HMI dalam membentuk pribadi kader yang utuh secara intelektual, spiritual, dan sosial.
Ketua Umum HMI Komisariat Kehutanan, Oky Pramadani, menyampaikan bahwa kaderisasi bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan proses pembentukan karakter dan intelektualitas yang berkelanjutan.
“Kader HMI diharapkan mampu mengintegrasikan kecerdasan akademik dengan kematangan spiritual serta etika organisasi. Kesadaran sebagai kader umat dan kader bangsa harus tercermin dalam sikap, pemikiran, dan kontribusi nyata,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa kehutanan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Menurutnya, tanggung jawab tersebut merupakan bagian dari amanah keilmuan sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap keberlanjutan bangsa.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Pontianak, Muhammad Aby Raihan Gustiansya, mengapresiasi langkah progresif Komisariat Kehutanan dalam memperkuat kualitas pembinaan kader di tingkat komisariat.
Menurutnya, komisariat adalah fondasi utama kaderisasi. Pembinaan yang terarah dan berkelanjutan akan melahirkan kader yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kedewasaan berpikir, serta komitmen kebangsaan yang kuat.
Ia menambahkan bahwa penguatan Nilai Dasar Perjuangan (NDP), etika berorganisasi, serta pemahaman atas hak dan kewajiban kader harus terus ditanamkan agar kader mampu berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui kegiatan ini, HMI Komisariat Kehutanan berharap dapat terus melahirkan generasi muslim intelektual yang berakhlak, berdaya saing akademik, serta mampu memberikan kontribusi konstruktif bagi kemajuan umat dan bangsa. (KP).
Laporan: Awan










