“Kepala SMPN 1 Bunguran Timur Natuna menyampaikan pelaksanaan hari pertama semester genap yang diawali pagi ceria dan upacara bendera sesuai surat edaran kementerian.”
NATUNA – Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Zurna, S.Pd., mengatakan proses belajar mengajar pada hari pertama masuk semester genap tahun ajaran 2026 diawali dengan pelaksanaan pagi ceria dan upacara bendera, sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2026.
Zurna menjelaskan, setelah rangkaian pagi ceria dan upacara bendera selesai dilaksanakan, kegiatan pembelajaran di SMPN 1 Bunguran Timur kembali berjalan seperti biasa. Guru-guru memulai pembelajaran dengan melakukan refleksi serta penguatan kebiasaan belajar siswa setelah libur semester.
“Guru melakukan apersepsi untuk mengingatkan kembali materi pada semester sebelumnya, menyampaikan gambaran pembelajaran ke depan, serta menumbuhkan kembali motivasi belajar peserta didik,” ujar Zurna saat diwawancarai melalui WhatsApp, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, suasana pembelajaran sengaja dibuat ringan dan menyenangkan agar siswa dapat beradaptasi dengan baik serta siap mengikuti proses belajar di semester genap. Menurutnya, pendekatan ini penting untuk membangun kembali ritme belajar siswa setelah masa libur.
Zurna juga menegaskan kegiatan senam bersama yang dilaksanakan merupakan bagian dari rangkaian pagi ceria dan upacara bendera sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 2 Tahun 2026.
Kedepan, pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memperkuat pendekatan yang berpusat pada peserta didik. Selain itu, sekolah juga mendorong peningkatan kompetensi guru melalui kolaborasi dan pengembangan profesional berkelanjutan.
“Kami juga memperkuat pendidikan karakter serta pembiasaan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah,” katanya.
Selain peningkatan kualitas pembelajaran, SMPN 1 Bunguran Timur juga berupaya meningkatkan sarana dan prasarana, serta mempererat kerja sama dengan orang tua dan masyarakat guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermakna bagi seluruh warga sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Zurna menyampaikan pesan kepada seluruh peserta didik agar menjadikan tahun baru sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Ia mengajak siswa untuk terus semangat belajar, menjaga sikap dan karakter, mematuhi tata tertib sekolah, serta berani berprestasi sesuai potensi masing-masing.
Sementara itu, harapan juga disampaikan kepada pemerintah agar di tahun 2026 dukungan terhadap dunia pendidikan terus berlanjut, baik melalui kebijakan peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi guru, pemerataan sarana prasarana, maupun perhatian terhadap kesejahteraan pendidik.
“Dengan sinergi yang baik antara sekolah dan pemerintah, kami yakin mutu pendidikan akan semakin maju dan merata,” pungkasnya. (KP).
Laporan : Dini










