KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Ketimpangan Tak Lagi Tersembunyi: Dari Papan Data ke Piring Makan

501
×

Ketimpangan Tak Lagi Tersembunyi: Dari Papan Data ke Piring Makan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sebuah piring makan polos berisi nasi putih dan lauk seadanya, di sampingnya grafik statistik pertumbuhan ekonomi terpajang, menunjukkan kontras tajam antara angka dan kenyataan.

Jika narasi ekonomi tumbuh tak dibarengi distribusi yang adil, maka keberhasilan pembangunan hanyalah ilusi di atas kertas.

Sudah waktunya kebijakan ekonomi digeser dari orientasi angka menjadi orientasi manusia. Setiap grafik pertumbuhan harus dikaitkan langsung dengan dampaknya pada kehidupan nyata.

Apakah angka-angka itu membuat rakyat makan lebih layak, hidup lebih sehat, dan merasa lebih aman? Jika tidak, maka pertumbuhan itu semu.

Ketimpangan kini terlihat jelas, tak bisa lagi ditutup oleh retorika dan laporan tahunan. Ia hadir di piring makan rakyat. Dan jika negara tak segera bertindak untuk menyeimbangkan kembali keadilan ekonomi, maka piring-piring kosong itu bisa menjadi suara keras yang mengguncang legitimasi.


Oleh : Dhitto Adhitya, Redaktur Koran Perbatasan


Baca Juga:  Perbatasan Terabaikan dalam Proyek Prioritas APBN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *