MEJA MAKAN rakyat kecil kini jadi cermin krisis yang jarang diakui oleh pusat kebijakan. Ketika harga pokok melonjak, beras, minyak, telur, hingga gas melon, bantuan dan subsidi justru tersendat atau bahkan menghilang dari radar keluarga yang paling membutuhkannya.
Inilah realita senyap yang tidak tertangkap dalam konferensi pers atau laporan anggaran.
Kenaikan harga bahan pokok tidak datang tiba-tiba. Ia hasil dari akumulasi persoalan struktural: distribusi terganggu, ongkos logistik membengkak, hingga spekulasi pasar yang tak terkontrol.
Namun yang paling terdampak adalah mereka yang duduk paling bawah dalam piramida ekonomi: buruh harian, ibu rumah tangga, pensiunan, dan pelaku UMKM kecil-kecilan. Ketika subsidi dipangkas dengan alasan efisiensi anggaran, maka ruang napas mereka semakin sempit.










