Di titik inilah, urgensi untuk merancang ulang skema perlindungan sosial sangat diperlukan. Pendekatan sektoral harus ditinggalkan. Kebijakan yang terintegrasi dan berbasis data real-time adalah keharusan. Pemerintah punya semua perangkatnya. Tinggal kemauan dan prioritasnya.
Rakyat hanya ingin kehadiran negara terasa. Tak harus mewah, tak harus besar. Cukup tepat, cukup adil, dan tepat waktu. Karena untuk mereka yang tiap hari harus menghitung receh demi sesuap nasi, satu bantuan yang benar bisa berarti nyawa yang diselamatkan.
Oleh : Dhitto Adhitya, Redaktur Koran Perbatasan










