“Peringatan Milad HMI ke-79 dimaknai HMI dan KAHMI Kepulauan Riau dengan aksi nyata pelayanan umat melalui penyaluran bantuan beras ke pondok pesantren.”
TANJUNGPINANG – Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Suryadi, S.P., M.H., menegaskan bahwa peringatan Milad HMI ke-79 harus diisi dengan kerja-kerja konkret yang memperkuat kebermanfaatan organisasi bagi umat, salah satunya melalui aksi sosial penyaluran bantuan beras kepada santri dan da’i di Pondok Pesantren Baiturrahman Seijang, Tanjungpinang.
Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Kepulauan Riau bersama HMI Cabang Tanjungpinang–Bintan melaksanakan aksi sosial dalam rangka memperingati Milad HMI ke-79 dengan tema Belajar Berkhidmat untuk Ummat. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan beras kepada santri dan da’i Pondok Pesantren Baiturrahman Seijang.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lingkungan pondok pesantren pada Kamis pagi (05/02/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan pangan para santri dan da’i yang selama ini mengabdikan diri dalam proses pendidikan dan dakwah keagamaan.
Ketua Umum MW KAHMI Kepri, Dr. Suryadi, menyampaikan bahwa Milad HMI bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi sekaligus penguatan peran organisasi di tengah umat.
“Kita mesti senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kelahiran HMI. Di antara rasa syukur itu adalah ikhtiar keluarga besar HMI–KAHMI untuk semakin dekat dengan Allah SWT dan semakin bermanfaat bagi umat Baginda Rasulullah SAW,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pengabdian sosial merupakan bagian dari nilai dasar HMI yang harus terus dirawat dan diperkuat, khususnya dalam mendukung pendidikan keagamaan di daerah.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari agenda pengabdian sosial HMI dan KAHMI di Kepulauan Riau yang diarahkan untuk memperluas dampak positif organisasi bagi masyarakat, khususnya pesantren sebagai pusat pembinaan iman dan ilmu.
Sementara itu, Pj. Ketua Umum HMI Cabang Tanjungpinang–Bintan, Tomi Suryadi, menjelaskan bahwa sejak didirikan pada 5 Februari 1947, HMI hadir sebagai wadah pembentukan insan intelektual muslim yang memadukan iman, ilmu, dan tanggung jawab kebangsaan.
“Dalam Milad HMI kali ini, pengabdian tersebut kami aktualisasikan melalui penyerahan beras kepada santri dan da’i di Pondok Pesantren Baiturrahman. Momentum milad ini menjadi penguat kembali khidmat HMI bagi umat,” tutup Tomi.
Aksi sosial ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi lingkungan pesantren serta memperkuat sinergi antara kader HMI dan alumni KAHMI dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (KP).
Laporan : Awan










