ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas meluncurkan program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) di Desa Munjan, Kecamatan Siantan Timur, Jumat (3/10/2025).
Desa terpencil yang masuk kategori Daerah Perbatasan Terdepan, Terluar, dan Kepulauan (DPTK) ini menjadi lokasi percontohan program yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Kesehatan Tahun Anggaran 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Aneng menekankan pentingnya pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil. “Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di daerah/desa/kampung yang jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan,” ujar Bupati.

Bupati mengungkapkan data terkini dari Dinas Kesehatan yang menunjukkan dari 10 Puskesmas yang tersebar di Anambas, 3 berstatus terpencil dan 7 sangat terpencil. “Wilayah kerja Puskesmas di kawasan terpencil dan sangat terpencil ini akan terus kita upayakan untuk dilaksanakan pelayanan kesehatan bergerak,” tegasnya.
Bupati juga menginstruksikan jajaran kesehatan untuk saling berjibaku dalam menjalankan program pelayanan kesehatan. “Kepada tenaga medis di lapangan, kami harap dapat memberikan pelayanan optimal dengan mengedepankan budaya dan etika yang baik, sekalipun dalam kondisi keterbatasan sarana,” pesannya.
Program PKB diharapkan dapat mengatasi masalah kesehatan di desa-desa terpencil seperti Munjan dan mendukung terwujudnya Kabupaten Kepulauan Anambas yang sehat sejahtera. (KP).
Laporan : Azmi










