“Kalau soal air 4 hari tidak ngalir, mestinya pelanggan jangan harus menunggu 4 hari. Satu jam saja sampaikan ke petugas atau langsung ke saya. InsyaAllah malam hari pun kami layani,” tegasnya.
Zaharuddin menjelaskan, kondisi jaringan pipa yang sudah tua serta fasilitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang terbatas membuat distribusi air sering terkendala, terutama saat musim hujan. Penyumbatan, pipa patah, hingga kerusakan akibat tertimpa pohon kerap menjadi pemicu gangguan.
Ia juga menyebut fenomena “pipa masuk angin” pada jalur transmisi kerap terjadi sehingga memengaruhi aliran ke rumah pelanggan.
Sebagai pimpinan, Zaharuddin menyampaikan apresiasi atas keluhan yang masuk karena hal itu membantunya mendapatkan informasi lapangan untuk memastikan kondisi fasilitas PDAM.
“Jangan segan-segan untuk menyampaikan pengaduan langsung ke saya. InsyaAllah HP saya on 24 jam. Kalau sudah tidur mungkin tidak terbaca WA-nya,” ujarnya.
Dengan klarifikasi ini, pihak PDAM Tirta Nusa berharap pelanggan dapat lebih proaktif melaporkan jika terjadi gangguan layanan sehingga masalah dapat segera ditangani tanpa menunggu terlalu lama.
“Harusnya pelanggan menyebutkan namanya, jangan malu-malu. Kami pasti respon, kalau tidak ada pengaduan mungkin agak sulit kami mendeteksi bahwa air di rumah pelanggan tidak ngalir,” tutup Zaharuddin. (KP).
BACA JUGA : Warga Keluhkan PDAM Tirta Nusa Natuna: Air Tak Mengalir, Tagihan Justru Melonjak
Laporan : Ran










