Yuniarni Pustoko Weni juga mendorong integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pendidikan PAUD, seperti melalui Gurindam 12 karya Raja Ali Haji, yang kaya akan pesan etika dan kebijaksanaan.
Sementara itu, Dewi Kumalasari Ansar menekankan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat peran strategis Bunda PAUD dalam memperluas akses pendidikan usia dini, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Bunda PAUD adalah ujung tombak dalam melahirkan generasi Kepri yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Kita tidak boleh membiarkan satu pun anak Kepri tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan,” tegas Dewi Kumalasari Ansar.
Acara pengukuhan ditandai dengan pemasangan selempang dan penandatanganan berita acara. Anak-anak dari TK Pembina 4 Tanjungpinang turut memeriahkan kegiatan dengan penampilan pantun, dan anak-anak yang hadir juga menerima bingkisan dari Bunda PAUD Provinsi Kepri. (KP).
Laporan : Ides










