LINGKUNGAN & KELAUTANPOTRET PERBATASANTANJUNGPINANG

Hujan Tanjungpinang Turun, Warga Bersyukur Akhiri Krisis Air

×

Hujan Tanjungpinang Turun, Warga Bersyukur Akhiri Krisis Air

Sebarkan artikel ini
Warga berteduh saat hujan turun di kawasan Batu 9 Tanjungpinang setelah kemarau panjang. Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Hujan yang turun pada Minggu siang di Tanjungpinang membawa harapan baru bagi warga yang selama ini mengalami krisis air bersih akibat kemarau.”

Warga Perumahan Nusa Indah Batu 9 Tanjungpinang Imel mengungkapkan rasa syukur atas turunnya hujan yang dinilai menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam mengatasi kekeringan yang telah berlangsung beberapa waktu terakhir.

TANJUNGPINANG – Hujan yang turun pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB membawa suasana haru dan rasa syukur bagi warga Kota Tanjungpinang, khususnya di kawasan Batu 9.

Di tengah kondisi cuaca kering yang menyebabkan krisis air bersih, turunnya hujan menjadi momen yang dinantikan oleh masyarakat.

Berdasarkan pantauan tim media Koran Perbatasan, hujan mulai turun perlahan dan membasahi tanah yang sebelumnya kering. Sejumlah warga yang berada di sekitar ruko di Jalan Hanjoyo Putro tampak berteduh sambil menikmati turunnya hujan dengan penuh harap.

Salah satu warga, Imel, yang tinggal di Perumahan Nusa Indah Batu 9, mengatakan bahwa selama ini warga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

“Kami sangat bersyukur hari ini hujan turun. Selama ini kami harus berhemat air, bahkan beberapa hari lalu sempat mendapat bantuan air gratis yang diantar menggunakan mobil pickup,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski bantuan tersebut sangat membantu, warga tetap harus mengatur penggunaan air dengan cermat karena keterbatasan pasokan.

Kini, dengan turunnya hujan, warga berharap kondisi sumur yang sebelumnya mengering dapat kembali terisi.

“Alhamdulillah, hari ini kami sangat bersyukur. Tidak perlu hujan deras, mendung seharian saja kami sudah sangat senang,” ungkap Imel.

Sejumlah warga lainnya juga mengungkapkan hal serupa, bahwa hujan yang turun menjadi tanda awal membaiknya kondisi lingkungan setelah dilanda kemarau.

Baca Juga:  Pompong Terbalik di Tanjungpinang, Satpolairud Gerak Cepat Selamatkan Tujuh Penumpang

Meski hujan yang turun belum sepenuhnya mengatasi krisis air, namun peristiwa ini memberikan harapan baru serta semangat bagi masyarakat untuk terus bertahan.

Diharapkan, curah hujan yang lebih merata dapat segera terjadi sehingga kebutuhan air bersih warga dapat kembali terpenuhi secara normal. (KP).


Laporan: Venti


 

📊 Views: 13

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *