ADVERTORIAL & LIPSUSBUTON TENGAHPENDIDIKAN

Institut Teknologi Batam Gandeng Alumni Awardee LPDP Kemenkeu RI Asal Buton Tengah

×

Institut Teknologi Batam Gandeng Alumni Awardee LPDP Kemenkeu RI Asal Buton Tengah

Sebarkan artikel ini
Alumni Awardee Beasiswa LPDP Kemenkeu RI La Ode Muslimin poto bersama mahasiswa Institut Teknologi Batam usai menghadiri salah satu kegiatan.

BUTON TENGAH – Institut Teknologi Batam (ITEBA) gandeng Alumni Awardee Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPAD) Kementrian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) Asal Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Atensi perkembangan itu terus dipupuk oleh putra terbaik Buteng yakni La Ode Muslimin dimana ia sebagai Alumni Awardee Beasiswa LPDP Kemenkeu RI (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan), dan juga sebagai alumni Beasiswa Bakrie Center Foundation.

Sejak zaman kuliah dulu La Ode telah aktif dan mendirikan WaraTime.com bersama teman-teman, sebagai wadah untuk membina para calon mahasiswa penerima beasiswa LPDP. Kemudian berawal dari kerja-kerja kecil dari WaraTime.com ini tidak sedikit peserta yang lulus sebagai penerima beasiswa LPDP dalam dan luar negeri.

La Ode sering mendapat pesan via WhatsApp dan DM Instagram bahwa peserta yang pernah ia bimbing telah lulus dan tersebar di kampus luar negeri seperti di University of Bristol, University of Manchester, Australian National University bahkan kampus dalam negeri seperti UGM, UI dan Universitas Brawijaya (Unbraw) Malang.

“Alhamdulillah saya mendapatkan pesan via WhatsApp dan DM Instagram dimana peserta yang pernah saya bimbing telah lulus dan tersebar di kampus kampus luar negeri seperti University of Bristol, University of Manchester, Australia Nasional University, bahkan kampus dalam Negeri seperti UGM, UI, dan Universitas Brawijaya (Unbraw) Malang,” ungkap La Ode Muslimin saat dikonfirmasi Senin, 10 Februari 2025.

Tak hanya sampai di fase itu La Ode setiap tahunnya selalu menuntun  adik-adik di daerah dalam mendaftarkan diri di kampus lokal maupun nasional melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN secara online.

“Sebagai Alumni Awardee LPDP tak lantas melepas peran begitu saja dalam membuka kran informasi beasiswa, saya terus memberi tanpa pamrih, karena inilah yang menjadi cita-cita alumni awardee LPDP Kemenkeu RI,” kata La Ode.

Baca Juga:  Harnida: Pemuda Harus Bersatu Wujudkan Indonesia Maju Bermartabat

Sesuai motto LPDP “Diri Untuk Negeri” pada kesempatan ini La Ode mendapat amanah untuk berbagi tips dan trik pada mahasiswa Institut Teknologi Batam (ITEBA) yang berkeinginan melanjutkan studi melalui jalur beasiswa. Dalam momen ini La Ode Muslimin berbicara dengan tema, “STRATEGI Sukses Meraih Beasiswa LPDP”.

“Tentunya, untuk meraih apa yang kita inginkan harus ada kerja-kerja nyata dan juga kerja keras sebagai bahan bakar kita untuk kesana,  kita tidak akan mendapatkan apa-apa jika kita tidak bekerja keras,” ujar La Ode.

Alumni Awardee Beasiswa LPDP Kemenkeu RI La Ode Muslimin poto bersama mahasiswa Institut Teknologi Batam usai kegiatan membawa masa depan gemilang.

Menurut La Ode untuk bisa mendapatkan Beasiswa LPDP salah satu cara adalah harus bisa berbahasa asing, minimal bahasa Inggris, karena bahasa adalah akses utama untk menjadi seorang awardee LPDP.

“Selain itu harus ada ketekunan dalam hal belajar, belajar dalam arti yang luas, tidak hanya baca buku, belajar berorganisasi, belajar mengelola tim, belajar mengelolah kegiatan, belajar mengambil peran dalam masyarakat, sebab proses inilah yang akan menjadi poin utama perbandingan diantara semua calon penerima beasiswa,” terang La Ode.

Menurut Alumni LPDP La Ode Muslimin, yang tidak kalah penting lagi selain penguasaan bahasa asing, mengikuti beberapa kelas tes tryout, ini urgent sekali karen di tahap ini merupakan tahap pre-test untuk mengukur sejauh mana pemahaman dan persiapan untuk bisa lulus tahapan seleksi.

La Ode Muslimin yang saat ini juga menjabat sebagai anggota legislatif di Kabupaten Buton Tengah dalam sambutannya memberikan pemahaman tentang pentingnya beasiswa, karena beasiswa ini disediakan oleh negara yang memang di peruntukan bagi generasi muda Indonesia yang benar-benar mau memanfaatkan kesempatan ini.

“Jika, teman-teman melanjutkan studi dengan biaya pribadi saat ini mungkin bukan lagi saatnya, dan momennya kurang tepat. Jadi, tantang diri kalian, berusahalah semampu yang kalian bisa, andaikan tidak bisa kuliah di luar negeri dengan beasiswa LPDP, masih ada kampus-kampus dalam negeri yang tidak kalah hebat dengan kampus luar, bahkan orang luar negeri pun datang ke Indonesia hanya untuk kuliah,” paparnya.

Baca Juga:  Tokek Harung

Lebih jauh La Ode Muslimin menjelaskan dengan ada teknologi saat ini, arus informasi kian tak terbendung, kurang elok jika kita hanya menjadi penonton tanpa terlibat dan mengambil peran di dalamnya, zaman terus berubah, kebiasaan masyarakat juga berubah, minat generasi muda juga terus berganti. Jika betul-betul niat kita kuat untuk mendapatkan beasiswa yang diiringi dengan langkah-langkah yang baik dan ambisi yang kuat maka, kita telah menang satu langkah lebih maju dari yang lain.

“Beasiswa bukan hanya ada di LPDP, masih ada beasiswa dari BUMN dan lembaga lainnya anggaran mereka tidak sedikit soal beasiswa ini,” papar La Ode.

Kegigihan La Ode Muslimin dalam mengkampanyekan beasiswa memang tak bisa dianggap sebelah mata. La Ode memang sangat serius jika berbicara tentang pendidikan apalagi terkait dengan peningkatan kapasitas SDM yang ada di daerah bisa cepat bertumbuh, serta penting juga bagaimana para generasi muda daerah harus mampu bersaing di level daerah, nasional maupun internasional, karena ini adalah bagian dari kompetisi awal untuk menghadapi tantangan yang lebih kompleks di masa mendatang.

Ia pun menghimbau untuk terus belajarlah, serta bekerja keras, cari informasi sebanyak-banyaknya, ikuti seminar, hadiri forum-forum diskusi perbanyak teman-teman, perluas jaringan, buka koneksi dengan siapapun dan lembaga manapun tanpa memandang suku agama dan ras.

“Semakin banyak teman semakin banyak relasi maka ilmu-ilmu yang kita dapatkan dari kampus akan membentang dan saling sambung-menyambung menjadi sebuah ikatan pengetahuan yang utuh sebab ini semua merupakan anak tangga pertama untuk menapaki anak tangga kesuksesa di masa depan,” tutup La Ode. (KP).


Laporan : Irfan


 

📊 Views: 37

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *