ANAMBASBUDAYA PERBATASANPOLITIKPOTRET PERBATASAN

LAM Anambas Konsolidasi Kecamatan, Jaga Kondusivitas Pilkades 22 Desa 

×

LAM Anambas Konsolidasi Kecamatan, Jaga Kondusivitas Pilkades 22 Desa 

Sebarkan artikel ini
Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Ketua LAM tingkat kecamatan dan perwakilan pemerintah kecamatan berfoto bersama dalam kegiatan konsolidasi tingkat kecamatan di Payaklaman, Selasa malam (11/8/2026). Pertemuan membahas penguatan kelembagaan, pelestarian adat Melayu, serta kondusivitas menjelang Pilkades Serentak 2026.

“Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar konsolidasi bersama pengurus LAM tingkat kecamatan dan empat camat untuk memperkuat kelembagaan, menjaga nilai adat, serta mendukung kondusivitas masyarakat menjelang Pilkades Serentak 2026 di 22 desa.” 

Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat konsolidasi tingkat kecamatan bersama Ketua LAM Kecamatan dan empat camat di LW Cafe/Rumah Makan Long Wardi, Payaklaman, Selasa malam (11/8/2026). 

ANAMBAS — Konsolidasi tersebut menjadi langkah awal LAM Kabupaten Kepulauan Anambas dalam memperkuat peran kelembagaan di tingkat kecamatan sebagai mitra pemerintah, terutama dalam bidang adat, budaya, agama, dan kemasyarakatan. 

Rapat dihadiri Camat Palmatak, Camat Siantan Tengah, Camat Kute Siantan, dan Camat Siantan Utara. Turut hadir Ketua LAM dari masing-masing kecamatan tersebut. 

Saat ini, kelembagaan LAM telah terbentuk di sejumlah kecamatan. Melalui konsolidasi tersebut, penguatan organisasi menjadi salah satu agenda utama agar keberadaan LAM di tingkat kecamatan dapat menjalankan perannya secara optimal di tengah masyarakat. 

Selain penguatan kelembagaan, rapat membahas peran LAM dalam menjaga adat dan kondusivitas masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 yang akan berlangsung di 22 desa di Kabupaten Kepulauan Anambas. 

Peran lembaga adat dinilai penting untuk turut menjaga kerukunan dan suasana kehidupan bermasyarakat agar tetap harmonis di tengah dinamika yang muncul menjelang pesta demokrasi tingkat desa tersebut. 

Pembahasan lainnya menyangkut sinergi program adat, agama, dan budaya Melayu bersama pemerintah kecamatan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai Melayu agar tetap hidup dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat. 

Para camat dan Ketua LAM Kecamatan yang hadir menyatakan komitmen untuk terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam melestarikan nilai-nilai Melayu sekaligus menjaga kerukunan masyarakat di wilayah masing-masing. 

Baca Juga:  Menkopolhukam dan Mendagri Lakukan Kunjungan Kerja di Kabupaten Kepulauan Anambas

Konsolidasi berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Pertemuan kemudian ditutup dengan diskusi serta makan bersama di LW Cafe/Rumah Makan Long Wardi, Payaklaman. (KP). 


Laporan: Azmi 


 

📊 Views: 25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *